Wakil Ketua DPRD Sumut Minta Polisi Umumkan Hasil Investigasi Ledakan Medan
Medan — Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara, Zeira Salim Ritonga, mendesak aparat kepolisian segera menuntaskan dan mengumumkan hasil investigasi ledakan yang meruntuhkan sebuah rumah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, pada Rabu (22/7). Ledakan itu menewaskan tiga orang dan memicu simpang siur spekulasi di masyarakat mengenai penyebabnya.
Desakan pengumuman hasil penyelidikan
Zeira menilai kepolisian tidak bisa berlarut-larut menyimpan hasil penyelidikan di tengah berkembangnya berbagai dugaan, mulai dari kebocoran gas hingga isu lain yang beredar. Ia meminta agar penyelidikan dilakukan tuntas dan hasilnya diumumkan kepada publik.
“Kita minta pihak kepolisian segera melakukan investigasi secara tuntas dan mengumumkan kepada masyarakat apa sebenarnya penyebab ledakan tersebut. Apakah memang akibat kebocoran gas atau ada penyebab lain. Ini penting supaya tidak berkembang berbagai isu yang belum tentu benar,”
Kebutuhan bukti sebelum menentukan tanggung jawab
Zeira menekankan bahwa hasil investigasi adalah dasar utama untuk menentukan langkah hukum dan bentuk pertanggungjawaban pihak-pihak yang nantinya terbukti terkait peristiwa tersebut. Ia meminta semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab sampai penyelidikan selesai.
“Yang paling penting sekarang adalah hasil investigasinya dulu. Setelah itu baru bisa diuraikan apakah memang ada kesalahan dari pihak tertentu atau ada faktor lainnya. Kalau hasil penyelidikan sudah keluar, semuanya akan menjadi jelas,”
Dampak korban dan sorotan publik
Ledakan di Kompleks Grand Polonia menghancurkan sebuah rumah dan merusak bangunan di sekitarnya. Selain korban jiwa, peristiwa itu menjadi perhatian luas, termasuk di Nusa Tenggara Timur, karena salah satu korban adalah asisten rumah tangga asal NTT.
Menanggapi tuntutan keluarga agar pemilik rumah bertanggung jawab, Zeira kembali mengimbau agar publik menunggu hasil resmi penyelidikan.
Proses penyelidikan berlangsung
Hingga kini kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan. Zeira mendesak proses ini dipercepat agar kepastian hukum dan keadilan bagi keluarga korban segera terwujud, sekaligus meredam spekulasi yang beredar di masyarakat.
Catatan: Hasil penyelidikan yang transparan dinilai penting untuk menutup polemik dan menentukan langkah hukum selanjutnya.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Airin Rico Resmikan Gallery Torose, Tenun Karo Melangkah Modern
Airin Rico meresmikan Gallery Torose di Medan (19/9) untuk mempromosikan tenun Karo Uis Karo lewat koleksi e...
Rico Waas Selesaikan KTP dan Janji Perbaikan Drainase di Medan Deli
Wali Kota Medan Rico Waas menyelesaikan KTP warga dan menjanjikan perbaikan jalan serta drainase saat Sapa W...
Bupati Aceh Besar Dukung Kafilah MTQ di Semarang
Bupati Aceh Besar Muharram Idris bertemu kafilah MTQ di Semarang, beri dukungan moral dan uang saku untuk me...
Babinsa Lhoknga Imbau Warga Tingkatkan Waspada Musim Penghujan
Babinsa Koramil 03/Lhoknga mengimbau warga Meunasah Manyang tingkatkan kewaspadaan kesehatan dan kebersihan...
PGMNI Sumut Tawarkan Sinergi dengan Penmad Kemenag untuk Majukan Madrasah
PW PGMNI Sumut siap bersinergi dengan Penmad Kemenag Sumut untuk memajukan madrasah dan meningkatkan kesejah...
Muara–Sibandang Dikembangkan sebagai Sport Tourism, OWS Digelar 3 Oktober
Muara–Sibandang dikembangkan sebagai destinasi sport tourism; lomba Open Water Swimming dan Swim Run digelar...