Kupprum Luncurkan Conversion Kit di GIIAS 2026, Klaim Hemat 85%
Kupprum resmi memperkenalkan Kupprum Electric Conversion Kit di GIIAS 2026, Jumat. Produk ini memungkinkan motor bensin dikonversi menjadi motor listrik tanpa mengganti rangka atau bodi, dengan proses plug and play yang diklaim selesai dalam 2 jam dan mampu memangkas biaya operasional hingga 85%.
Sistem plug and play: konversi cepat
Perusahaan menonjolkan kemudahan pemasangan lewat sistem plug and play. Kupprum mengklaim pemasangan kit berlangsung cepat, sekitar dua jam, sehingga pemilik motor tidak perlu meninggalkan kendaraannya lama untuk proses konversi.
Secara teknis, kit menggantikan mesin pembakaran internal dengan dinamo penggerak listrik dan modul baterai. Komponen seperti tangki bahan bakar, mesin bensin, dan knalpot dinyatakan tidak lagi digunakan setelah konversi.
Komponen utama dan ketahanan
Paket konversi terdiri dari dinamo penggerak berdaya tinggi, controller pintar, serta modul baterai Lithium. Kupprum menekankan rancangan modul baterai yang tahan guncangan dan kondisi cuaca ekstrem, mengikuti filosofi over-engineered yang menjadi DNA produk mereka.
Pilihan varian dan target model
Untuk tahap awal, Kupprum menyasar sejumlah model skuter matik. Spesifikasi kit disesuaikan dengan kapasitas mesin atau CC motor yang akan dikonversi.
- Pilihan motor penggerak 1 (disesuaikan kapasitas/CC)
- Pilihan motor penggerak 2 (disesuaikan kapasitas/CC)
Alasan dan manfaat untuk konsumen
CEO Kupprum, Ian Laksmana, menyatakan solusi konversi ini ditawarkan agar masyarakat tidak selalu harus membeli kendaraan baru ketika beralih ke listrik. Strategi ini juga menjadi jalan percepatan elektrifikasi dengan biaya yang lebih terjangkau bagi pemilik motor lama.
"Kami menyadari bahwa transisi ke kendaraan listrik tidak harus selalu dengan membeli kendaraan baru. Dengan kit konversi ini, kami menawarkan solusi rasional bagi masyarakat yang ingin beralih ke tenaga listrik namun tetap ingin mempertahankan rangka atau kendaraan lama mereka," jelas perwakilan tim R&D Kupprum.
Dampak dan prospek
Dengan opsi konversi, pemilik motor dapat mempertahankan tampilan dan struktur asli kendaraan, sementara sumber tenaga beralih ke dinamo listrik dan baterai. Solusi ini berpotensi menurunkan biaya operasional berkendara dan mempercepat adopsi kendaraan listrik di segmen sepeda motor.
Ke depan, keberhasilan produk ini akan bergantung pada ketersediaan layanan pemasangan resmi, harga paket konversi, serta regulasi terkait registrasi kendaraan hasil konversi. Kupprum menempatkan produk ini sebagai salah satu alternatif untuk memperluas aksesibilitas kendaraan listrik bagi masyarakat.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
Honda Scoopy Modifikasi Pikat Ratusan di Jakarta Sneakers Day 2026
Honda Scoopy hasil modifikasi menarik ratusan pengunjung di Jakarta Sneakers Day 2026 dengan konsep retro 20...
BAIC Tarik 12.000 Pengunjung di GIIAS 2026, Grand Prize BAIC T1 Dibuka
Booth BAIC di GIIAS 2026 menarik 12.000 pengunjung dan 300+ test drive; program Grand Prize 1 unit BAIC T1 d...
Home Race Mandalika: YRI Bidik Kemenangan Seri 4 ARRC 2026
Yamaha Racing Indonesia incar kemenangan di ARRC Seri 4 Mandalika (7-9 Agustus 2026) setelah persiapan inten...
AHRT Siap Pertahankan Performa Positif di ARRC Mandalika 2026
AHRT turun di ARRC Mandalika 2026 (7–9 Agustus) dengan modal tiga podium di Motegi dan target mempertahankan...
Isuzu New mu‑X 4x4 Tampil Lebih Modern dan Tangguh di GIIAS 2026
Isuzu meluncurkan New mu‑X 4x4 di GIIAS 2026 dengan penyegaran desain, mesin RZ4E 1.9L 150 PS, transmisi 6‑s...
Biaya Harian BYD M6 DM-i vs Mobil ICE: Hemat hingga 66%
Uji 150 km BYD menunjukkan M6 DM-i lebih hemat biaya harian dibanding mobil ICE, dengan potensi penghematan...