Olahraga

KONI Tutup Diplomasi Olahraga, Serahkan Peralatan Petanque ke Timor Leste

Bagikan:
Penyerahan peralatan Petanque oleh KONI kepada delegasi Timor Leste di Bandara Ngurah Rai

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI Pusat) menyelesaikan program diplomasi olahraga dengan delegasi mahasiswa Timor Leste melalui agenda International Student Inbound Mobility Program. Penutupan resmi berlangsung pada 13 September 2026, dan acara perpisahan di Bandara Ngurah Rai Bali digelar pada 14 September 2026.

Penutupan resmi dan pertemuan perpisahan

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menutup rangkaian kegiatan pada Minggu, 13 September 2026. Keesokan harinya delegasi Timor Leste mengadakan perpisahan yang berlangsung hangat di Bandara Ngurah Rai saat mereka kembali ke Dili.

Terima kasih atas semua perhatian dan kebaikan yang kami terima selama berada di Indonesia. Sejak kami tiba hingga saat kami kembali ke Dili, kami merasa sangat diperhatikan dan diterima dengan baik seperti saudara sendiri

Delegasi Timor Leste menyampaikan apresiasi atas sambutan dan fasilitas yang mereka terima selama berada di Indonesia.

Donasi peralatan untuk mengembangkan Petanque

Dalam rangka mempererat hubungan dan mendukung pengembangan cabang olahraga Petanque, KONI Pusat menyerahkan seperangkat peralatan kepada perwakilan Timor Leste. Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) menjadi tuan rumah kegiatan bagi utusan Universidade Nacional Timor Lorosa e (UNTL).

Rinciannya, UNDIKMA memberikan bantuan bola, sedangkan KONI Pusat melengkapi dengan bola kecil, circle, tas, serta menanggung biaya pengiriman. Diharapkan bantuan ini menjadi modal awal bagi perkembangan Petanque di Timor Leste.

  • Bola (sumbangan UNDIKMA)
  • Bola kecil, circle, tas (sumbangan KONI Pusat)
  • Biaya pengiriman ditanggung KONI Pusat

Tujuan kerja sama dan pesan Marciano

Kerja sama ini diinisiasi KONI Pusat bersama Confederacao Do Desporto De Timor Leste (CDTL). Program bertujuan membangun relasi antarnegara bertetangga melalui pertukaran pengalaman olahraga dan pendidikan.

Alangkah indahnya, kita negara yang bertetangga membangun suatu kehidupan yang penuh keakraban, kita saling mengisi kekurangan dan mendukung pada hal positif

Marciano juga menceritakan pengalamannya bertugas di Ainaro dan memilih staf lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan komunitas setempat. Ia menegaskan harapan agar Timor Leste dihormati dan mampu berkembang berdasarkan kualitas sumber daya manusianya.

Implikasi ke depan

Pemberian peralatan dan program pertukaran ini diharapkan membuka peluang pelatihan, kompetisi, dan peningkatan kualitas olahraga Petanque di Timor Leste. Selain aspek teknis, kegiatan tersebut juga memperkuat jalinan diplomasi kultural antara kedua negara.

Dengan langkah-langkah seperti ini, kedua negara bertetangga menempatkan olahraga sebagai medium untuk memperkuat persahabatan dan kerja sama jangka panjang.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait