Pelanggan Kereta Imperial KAI Naik 162% dan Volume Perjalanan Melonjak
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat lonjakan pelanggan layanan Kereta Imperial sebesar 162,04% dibanding periode sama tahun lalu, menurut data kinerja operasional yang dirilis Selasa, 23 Juni 2026. Volume operasional gerbong mewah ini meningkat dari 64 menjadi 232 perjalanan, sementara total pelanggan selama lima bulan pertama mencapai 4.287 orang.
Lonjakan penumpang dan frekuensi perjalanan
Kenaikan minat terhadap Kereta Imperial terlihat dari capaian bulanan. Puncak keterisian tercatat pada Mei dengan 1.773 pelanggan dan frekuensi perjalanan terbanyak pada bulan yang sama, yakni 124 perjalanan.
Data KAI menunjukkan variasi pelanggan setiap bulan. Januari tercatat 342 orang, Maret 1.248 orang, April 924 orang, dan Mei 1.773 orang. Secara keseluruhan, angka tersebut mendorong pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Fasilitas yang ditawarkan
Kereta Imperial merupakan produk eksklusif yang dikelola oleh anak usaha KAI Wisata. Armada ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan privasi bagi pelanggan yang menginginkan pengalaman perjalanan berbeda.
- 20 kursi yang bisa direbahkan sampai posisi 135 derajat
- Penopang kepala dan kaki serta meja lipat portabel
- Toilet eksklusif dan ruang bagasi hingga 20 kilogram per penumpang
- Televisi layar lebar untuk kenyamanan tambahan
Pengelolaan dan pemesanan
Layanan ini tidak terikat pada satu nama rangkaian kereta reguler, sehingga gerbong mewah bisa dirangkaikan khusus sesuai pesanan sewa atau program perjalanan. Sistem pemesanan dijalankan oleh KAI Wisata baik melalui situs resmi anak perusahaan maupun layanan WhatsApp khusus.
Kereta Imperial menjadi pilihan bagi pelanggan yang ingin menikmati perjalanan jarak jauh dengan suasana lebih personal, nyaman, dan eksklusif. Dengan kapasitas 20 tempat duduk, layanan ini sesuai untuk perjalanan keluarga, komunitas, korporasi, maupun pelanggan yang ingin mendapatkan pengalaman berbeda selama perjalanan,
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.
Melalui KAI Wisata, KAI terus menghadirkan variasi layanan agar pelanggan memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan perjalanan. Kereta Imperial memberi ruang bagi pelanggan untuk menikmati perjalanan dengan suasana yang lebih tenang, nyaman, dan personal,
kata Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisata.
Data ringkas perjalanan
Berikut ringkasan jumlah pelanggan per bulan yang dipublikasikan KAI:
| Bulan | Jumlah Pelanggan |
|---|---|
| Januari | 342 |
| Maret | 1.248 |
| April | 924 |
| Mei | 1.773 |
| Total (Jan–Mei) | 4.287 |
Akses pemesanan
Calon penumpang yang tertarik dapat melakukan pemesanan melalui saluran resmi KAI Wisata. Untuk layanan WhatsApp, KAI menyediakan kontak resmi +62 811-1220-7227. KAI menekankan layanan ini ditujukan bagi segmen yang mengutamakan kenyamanan dan privasi.
Dengan permintaan yang meningkat, KAI berpeluang memperluas frekuensi dan jangkauan Kereta Imperial sesuai kebutuhan pasar. Pengembangan layanan lain oleh anak usaha diharapkan menambah pilihan perjalanan bagi masyarakat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Amar Bank dan Citilink Luncurkan Livery Khusus Dukung Mobilitas
Amar Bank jadi bank digital pertama bermitra dengan Citilink lewat livery khusus pesawat; diluncurkan di Han...
PNM Buka Akses Pasar untuk Usaha Ultra Mikro di Final PFL 2026
PNM memfasilitasi 20 nasabah Mekaar berjualan di Final PFL 2026 untuk memperluas pasar dan memperkuat usaha...
Pelanggan Bengkulu Menangi Mobil Listrik dari Pacific Paint
M. Nasir dari Bengkulu memenangkan satu unit mobil listrik BYD ATTO 1 lewat Program Promo HEBAT Slank Pacifi...
Uang Beredar Tembus Rp10.415,9T pada Mei 2026, Dipicu M1 dan Kredit
Uang beredar M2 mencapai Rp10.415,9 triliun pada Mei 2026, tumbuh 10,8% yoy, didorong oleh M1 dan penyaluran...
IHSG Ditutup Melemah 0,25% Saat Pasar Tunggu Pengumuman MSCI
IHSG turun 0,25% ke 6.161,33 pada 23 Juni 2026; investor menanti hasil review MSCI yang berpotensi memicu vo...
Purbaya Ancam Sanksi Berat untuk Pelaku Impor Pakaian Bekas
Menkeu Purbaya ancam sanksi lebih berat kepada pelaku impor pakaian bekas ilegal usai penindakan di Tanjung...