Lokal

Dua Pasien Keracunan di Berastagi Masih Dirawat, Satu Dipulangkan

Bagikan:
Ilustrasi RSU Haji Medan tempat pasien dirawat pasca dugaan keracunan

Medan — Kondisi tiga pasien yang diduga mengalami keracunan di Berastagi, Kabupaten Karo, dilaporkan membaik per Jumat, 21 Agustus. Satu pasien sudah dipulangkan dari RSU Haji Medan, sementara dua lainnya masih menjalani perawatan intensif dan dipantau rumah sakit.

Kondisi pasien dan perawatan

Berdasarkan laporan resmi RSU Haji Medan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan, drg. Fitrady Ulianda Siregar, M.Kes, pasien atas nama Krismas br Sihite telah dipulangkan pada Jumat sekitar pukul 13.30 WIB setelah kondisinya membaik.

Sedangkan dua pasien lain tetap dirawat. Febiola br Purba yang semula dirawat di ruang PICU kini sudah dipindahkan ke ruang rawat inap karena kondisinya membaik dan keluhan sakit perut berkurang. Ana Karina br Karo juga tercatat stabil di ruang rawat inap dengan penurunan gejala perut.

Pemantauan dan tindak lanjut rumah sakit

RSU Haji Medan terus memantau kedua pasien yang masih dirawat hingga dinyatakan pulih. Tim medis melakukan observasi terhadap tanda vital dan pemulihan gejala setiap beberapa jam.

Rumah sakit memastikan perawatan berlanjut sesuai kebutuhan klinis, termasuk observasi untuk mencegah komplikasi. Pihak rumah sakit belum mengumumkan estimasi waktu pulang bagi dua pasien yang masih dirawat.

Hasil laboratorium dan koordinasi dinas kesehatan

Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan telah diserahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Karo beberapa hari lalu. Informasi tersebut diharapkan membantu penentuan penyebab pasti dugaan keracunan.

Saat tim redaksi mencoba mengonfirmasi keterangan lanjutan melalui telepon kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo pada Jumat, 21 Agustus, yang bersangkutan belum merespon.

Konsekuensi dan langkah berikutnya

Kasus ini menunjukkan pentingnya pemantauan makanan dan respons cepat layanan kesehatan lokal. Pihak rumah sakit dan dinas kesehatan akan meneruskan koordinasi untuk mengkaji penyebab dan langkah pencegahan bila diperlukan.

Perkembangan lebih lanjut akan diinformasikan setelah ada konfirmasi resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karo atau update dari RSU Haji Medan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait