Lokal

Warung Ayam Penyet dan Toko di Deliserdang Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

Bagikan:
Kebakaran warung ayam penyet dan toko pakaian di Deliserdang

Deliserdang — Sebuah warung ayam penyet dan toko pakaian di Jalan Dahlan Tanjung, Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang terbakar pada Senin (22/6) sekitar pukul 21.50 WIB. Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp200.000.000.

Kronologi kebakaran

Kejadian bermula saat saksi, Muhamad Pebri Wardana, yang sedang berjaga di toko pakaian serba Rp35.000 melihat kepulan asap dari bagian belakang warung ayam penyet. Api kemudian membesar dan merembet ke stand pakaian.

Korban dan saksi langsung berteriak minta tolong, keluar dari bangunan, dan berupaya memadamkan api dengan bantuan warga sekitar sebelum petugas datang.

Penanganan di lokasi

Sekitar pukul 22.30 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Deliserdang tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 23.00 WIB. Personel Polsek Tanjung Morawa juga datang untuk mengamankan sekitar TKP.

"Kerugian sementara dari kebakaran tersebut ditaksir sebesar kurang lebih Rp200.000.000. Korban jiwa nihil, untuk sementara penyebab kebakaran dalam lidik," kata Kapolsek Tanjungmorawa AKP Jonni H Damanik.

Kerugian dan barang bukti

Warung ayam penyet milik Agus Bambang Rismanto (40) dan toko pakaian milik Ismail (32) ludes terbakar. Pihak kepolisian menyita beberapa barang bekas terbakar, seperti potongan kayu dan lembaran seng, sebagai barang bukti.

Polisi juga memasang police line untuk menjaga lokasi dan memudahkan proses penyelidikan lebih lanjut.

Langkah penyelidikan

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Sampai saat ini belum ada keterangan resmi mengenai dugaan sumber api atau adanya kelalaian teknis.

Peristiwa ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran pada bangunan usaha kecil yang berdekatan. Penyelidikan lanjutan diharapkan dapat memberikan keterangan lebih jelas tentang pemicu kebakaran dan langkah pencegahan kedepan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait