Inggris Catat Rekor Kasus KDRT saat Piala Dunia 2026
Inggris mencatat 384 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) selama Piala Dunia 2026, angka tertinggi dibanding empat turnamen besar sebelumnya. Data resmi Unit Kepolisian Sepak Bola Inggris menunjukkan lonjakan itu terjadi berbarengan dengan meningkatnya insiden terkait sepak bola dan tingginya konsumsi alkohol selama pertandingan.
Lonjakan KDRT dan kronologi kejadian
Jumlah 384 kasus KDRT itu termasuk sekitar 300 insiden yang dilaporkan pada malam pertandingan Inggris melawan Norwegia. Wales tim nasional The Three Lions tersingkir di semifinal oleh Argentina, dan kemudian menutup turnamen di peringkat ketiga setelah mengalahkan Prancis 6-4.
Peran alkohol dan pengawasan acara
Kepala Unit Kepolisian Sepak Bola Inggris, Mark Roberts, menyebut konsumsi alkohol sebagai salah satu pemicu utama peningkatan kekerasan. Ia juga menyoroti kebijakan perpanjangan jam operasional bar yang diumumkan mendekati waktu pertandingan, yang menyulitkan penyiapan personel keamanan tambahan.
"Semakin banyak konsumsi alkohol, semakin besar masalahnya. Peningkatan konsumsi minuman beralkohol juga berdampak langsung pada naiknya kasus kekerasan dalam rumah tangga."
— Mark Roberts, Kepala Unit Kepolisian Sepak Bola Inggris
Roberts mencontohkan laga melawan Meksiko yang dimulai pukul 01.00 dini hari waktu setempat. Saat itu, bar diizinkan beroperasi sampai pukul 05.00 pagi, sementara keputusan perpanjangan jam diumumkan sekitar 48 jam sebelum pertandingan.
Data insiden dan penangkapan
Secara keseluruhan, polisi mencatat 2.322 insiden yang berkaitan dengan sepak bola sepanjang turnamen. Dari jumlah tersebut, 384 kasus adalah KDRT, atau sekitar 17 persen dari total laporan. Kepolisian juga melakukan 391 penangkapan selama turnamen berlangsung.
Insiden yang terjadi di lokasi berizin penjualan alkohol mencapai 1.008 kejadian, menjadikannya kategori kedua tertinggi sepanjang penyelenggaraan turnamen besar.
Perbandingan dengan turnamen sebelumnya
Angka KDRT pada Piala Dunia 2026 lebih tinggi dibanding edisi sebelumnya. Rinciannya sebagai berikut:
- Piala Dunia 2026: 2.322 insiden terkait sepak bola (384 KDRT)
- Piala Dunia 2018: 1.487 insiden (306 KDRT)
- Piala Dunia 2022: 573 insiden (119 KDRT)
- Euro 2024: 1.302 insiden (351 KDRT)
- Euro 2020: 2.345 insiden (193 KDRT)
Evaluasi perilaku suporter dan rekomendasi
Meskipun data menunjukkan lonjakan insiden di Inggris, Roberts memberi apresiasi pada perilaku suporter Inggris yang hadir langsung di Amerika Serikat. Polisi AS hanya menangkap 22 suporter Inggris sepanjang turnamen, kebanyakan terkait pelanggaran ketertiban umum dan masalah tiket.
"Perilaku para pendukung sangat luar biasa,"
— Mark Roberts
Roberts berharap penyelenggara dan otoritas lokal mempertimbangkan aspek keamanan lebih matang saat mempertimbangkan perpanjangan jam operasional di turnamen mendatang. Ia menekankan bahwa manfaat ekonomi dari jam buka yang lebih lama harus diimbangi langkah mitigasi untuk mencegah lonjakan tindak kriminal.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Kiandra Ramadhipa Raih Podium di Putaran Akhir Moto3 Junior Misano
Kiandra Ramadhipa finis kedua di Race 2 Moto3 Junior Misano dan menutup musim 2026 di posisi kelima dengan 1...
Persib Rekrut Igor Tolic sebagai Asisten Pelatih
Persib resmi mengganti asisten pelatih Goran Paulic dengan Igor Tolic, rekomendasi Bojan Hodak, diumumkan 2...
Panama Lolos Perempat Final Copa America 2024 usai Tumbangkan Bolivia
Panama melaju ke perempat final Copa America 2024 usai menaklukkan Bolivia 3-1; gol Fajardo, Guerrero, dan Y...
Uruguay Hentikan AS 1-0 dan Melaju ke Perempat Final Copa America
Uruguay menang 1-0 atas AS di Arrowhead dan melaju ke babak delapan besar Copa America lewat gol Mathias Oli...
Goran Paulic Resmi Tinggalkan Persib
Goran Paulic, asisten pelatih asal Kroasia, mengakhiri kerja sama dengan Persib pada 2 Juli 2024 menjelang L...
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...