Nasional

Jurnalis Gelar Doa untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

Bagikan:
Jurnalis menyalakan lilin dan memegang poster dukungan di Bundaran HI untuk rekan yang hilang

Jurnalis Indonesia menggelar doa bersama pada Jumat, 11 September 2026, untuk lima rekannya yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Aksi berlangsung di dekat Pos Pantau Polsek Menteng, dekat Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, sebagai bentuk dukungan moril bagi keluarga dan tim pencari.

Doa bersama dan rangkaian acara

Acara dimulai dengan sambutan Ketua Umum Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat, Dwi Pambudo. Selanjutnya doa dipimpin oleh pemuka agama, diikuti dengan penghormatan berupa lilin dan hening cipta selama lima menit.

"Semoga doa-doa dari masyarakat, doa-doa dari insan pers menemui titik terang. Kita berpegang teguh pada pencarian tim Basarnas, semoga melakukan pencarian dan menanggulanginya lebih cepat sehingga bisa berkumpul dengan keluarga lebih cepat,"

Suasana di lokasi tampak hening. Para jurnalis khusyuk berdoa dan menyalakan lilin. Beberapa poster dukungan dipajang, menampilkan foto kelima jurnalis beserta harapan seperti "Terus berharap bahwa mereka pulang".

Siapa yang hilang

Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat meliput pada Senin, 7 September 2026. Mereka adalah:

  • M. Bagus Khoirunnas (Antara)
  • Ari Basuki (Merdeka)
  • Yudistiro Pranoto (iNews)
  • Firman Daus (Anadolu)
  • Donal Husni (jurnalis lepas)

Tiga awak kapal yang juga hilang kontak yakni kapten kapal Warta (55), ABK Surakman (60), dan pemandu Heriyanto (49).

Upaya pencarian

Pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang dikoordinasikan Basarnas. Doa bersama ini sekaligus menjadi dukungan moral bagi tim SAR dan keluarga korban yang terus menanti kabar.

PFI menginisiasi kegiatan karena salah satu dari lima jurnalis merupakan fotografer. Setelah doa dan ritual menyalakan lilin, awak media berjalan kaki menuju Bundaran HI sambil membawa lilin yang masih menyala sebagai tanda harap.

Dampak dan harapan

Doa bersama menegaskan solidaritas komunitas pers terhadap rekannya yang hilang. Kegiatan ini juga bertujuan mempertahankan perhatian publik agar operasi pencarian tetap berjalan intensif.

Hingga saat doa bersama digelar, pencarian masih berlangsung. Keluarga, rekan kerja, dan masyarakat berharap proses pencarian segera membuahkan hasil sehingga para korban dapat kembali berkumpul dengan keluarga.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait