John Stones Tinggalkan Inggris, Resmi Gabung Inter Milan
John Stones resmi meninggalkan Manchester City dan bergabung dengan Inter Milan secara bebas transfer. Bek berusia 32 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi dua musim dan ini menjadi pengalaman pertamanya berkarier di luar negeri setelah lebih dari satu dekade di Liga Inggris.
Transfer dan Kontrak
Stones datang ke San Siro dengan status free transfer setelah kontraknya bersama Manchester City berakhir. Inter Milan mengontraknya untuk dua musim, langkah yang menandai babak baru dalam karier pemain timnas Inggris ini.
Motivasi dan Adaptasi
Keputusan Stones tak hanya soal sepak bola. Ia menyatakan tertarik mengenal budaya dan kehidupan di Italia. Perubahan lingkungan menjadi alasan utama ia menerima tawaran Inter.
"Saya sudah banyak mendengar tentang hal itu, tetapi belum mengalaminya sendiri secara langsung. Itulah yang membuat kami bersemangat, menjelajahi kota, budayanya, dan penduduknya,"
Reuni dengan Manuel Akanji
Sebelum memutuskan pindah, Stones berkonsultasi dengan mantan rekan setimnya di Manchester City, Manuel Akanji. Akanji sudah berada di Inter, sehingga Stones mendapatkan gambaran kompetisi dan kehidupan di klub.
"Saya sangat senang bisa kembali satu tim dengannya. Dia adalah salah satu bek terbaik yang pernah bermain bersama saya dan saya tidak sabar kembali bermain bersamanya,"
Jejak Karier di Manchester City
Kepergian Stones mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Manchester City yang dimulai sejak 2016. Selama periode itu, ia mencatatkan 295 penampilan dan menjadi bagian penting dari era paling sukses klub tersebut.
Pada level trofi, Stones membawa puluhan penghargaan ke Etihad Stadium. Kini ia berharap dapat membuka lembaran baru dan membawa kontribusi serupa untuk Inter Milan.
Prospek dan Implikasi
Dengan pengalaman luas di Liga Inggris, Stones diprediksi memberikan kestabilan dan kualitas pada lini belakang Inter. Adaptasinya ke gaya permainan Serie A dan chemistry bersama Akanji akan menjadi faktor penentu peranannya di musim depan.
Perpindahan ini juga menandai tren pemain Inggris yang menantang diri di kompetisi luar negeri. Bagi Stones, langkah ke Italia bukan sekadar transfer, melainkan kesempatan memperluas pengalaman hidup dan karier.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
UEFA Ancam Boikot FIFA Jika Proposal Investasi Disetujui
UEFA dan 55 anggotanya mengancam boikot seluruh kompetisi FIFA jika proposal investasi swasta pada Piala Dun...
Pegula Melaju, Tantang Kalinskaya di Perempat Final DC Open
Jessica Pegula bangkit kalahkan Magdalena Frech 3-6, 6-3, 6-0 dan akan menghadapi Anna Kalinskaya di perempa...
Darije Kalezic Kembali Jadi Pelatih PSM untuk Musim 2026/27
Darije Kalezic ditunjuk sebagai pelatih kepala PSM Makassar untuk musim 2026/27, membawa kenangan juara Pial...
Jordi Amat Tekankan Sportivitas Jelang Indonesia vs Timor Leste
Jordi Amat menekankan profesionalisme dan sportivitas jelang laga Indonesia vs Timor Leste di Stadion Chonbu...
Basket Putri Underdog Siap Buktikan Diri di Asian Games
Timnas Basket Putri mendapat motivasi setelah kunjungan CdM di Surabaya; target delapan besar dan fokus perb...
Drama Tiga Set: Janice Tjen Terhenti di 16 Besar DC Open 2026
Janice Tjen kalah 6-1, 3-6, 6-7 (9-7) dari Anna Kalinskaya di 16 besar Mubadala DC Open 2026; langkah tungga...