Atletico Laporkan Barcelona ke FIFA dan RFEF soal Julian Alvarez
Atletico Madrid melaporkan Barcelona ke FIFA dan RFEFJuni 2030 tanpa izin, sehingga badan pengawas memberikan peringatan dan meminta klarifikasi dari Barcelona.
Isi laporan dan sikap Atletico
Atletico menyatakan langkah Barcelona melanggar aturan komunikasi antar-klub dengan pemain terikat kontrak. Presiden klub, Enrique Cerezo, menegaskan sikap tegas bahwa Alvarez tidak untuk dijual saat ini.
CEO Atletico, Miguel Angel Gil Marin, mempertegas penolakan klub terhadap tawaran apa pun melalui pernyataan keras.
"Kami tidak akan menjualnya seharga 100 juta euro, 150 juta euro, bahkan 200 juta euro,"
Proses pemeriksaan RFEF dan peringatan FIFA
RFEF memberi Barcelona tenggat waktu resmi untuk memberikan tanggapan atas laporan Atletico. Bila jawaban tidak memadai, federasi akan melanjutkan proses disipliner sesuai aturan yang berlaku. FIFA juga tercatat memberi peringatan seiring kasus ini bergulir.
Detail teknis terkait bentuk pelanggaran yang dituduhkan belum dipublikasikan secara lengkap. Namun, peringatan itu menandai bahwa otoritas sepak bola akan menilai proses komunikasi dan pendekatan yang dilakukan Barcelona.
Pembelaan Barcelona dan tawaran resmi
Barcelona menyatakan yakin langkah mereka tetap berada dalam koridor regulasi transfer. Klub mengklaim telah mengajukan tawaran 100 juta euro secara langsung kepada Atletico sebagai bentuk itikad baik dan penghormatan terhadap aturan transfer.
Salah satu pembelaan Barcelona juga mengacu pada pernyataan Alvarez saat Piala Dunia 2026, di mana pemain disebut sempat mengutarakan keinginan untuk pindah demi mengejar ambisi karier. Pernyataan itu dipakai klub Catalunya untuk memperkuat argumen bahwa komunikasi antara klub dan pemain bukanlah tindakan yang melanggar.
Potensi dampak dan langkah selanjutnya
Jika RFEF atau FIFA menemukan bukti pelanggaran, Barcelona bisa menghadapi sanksi disipliner berupa denda atau pembatasan aktivitas transfer. Namun, sampai jawaban Barcelona dievaluasi, proses masih berada pada tahap pemeriksaan awal.
Untuk saat ini, Atletico mempertahankan posisi bahwa Alvarez bukan untuk dijual, sementara Barcelona dilaporkan belum menyerah dan berharap situasi berubah sebelum bursa transfer musim panas berakhir.
Kasus ini menyorot betapa sensitifnya komunikasi antar-klub dan pemain berkontrak panjang. Keputusan RFEF atau FIFA dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan apakah perselisihan ini hanya berhenti pada peringatan atau berujung sanksi yang lebih serius.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Leica Al Humaira Lubis Sumbang Perunggu ke-4 untuk Indonesia
Leica Al Humaira Lubis raih perunggu kumite +68kg di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 usai kalahkan wakil Kirgi...
Srikandi Bulutangkis Putri Singgah ke Rumah Indonesia Usai Menang
Tim Putri Badminton Indonesia singgah ke Rumah Indonesia untuk makan dan melepas rindu setelah menang 3-0 at...
Indonesia Naik ke Peringkat 8 di Klasemen Asian Games 2026
Indonesia naik ke peringkat delapan klasemen Asian Games 2026 setelah meraih 1 perak dan 3 perunggu hingga 2...
Seraf Naro Siregar Sabet Perunggu, Medali Pertama Indonesia di Asian Games
Seraf Naro Siregar merebut medali perunggu nomor Men’s Changquan dan menjadi peraih medali pertama Indonesia...
Soft Tennis Beregu Putra Raih Medali Perunggu di Asian Games 2026
Tim soft tennis beregu putra Indonesia meraih medali perunggu setelah kalah 0-2 dari Jepang di semifinal Asi...
Moyes Enggan Bicarakan Eropa Meski Everton Tak Terkalahkan
Moyes meminta Everton tak bicara soal Eropa meski tak terkalahkan; ia khawatir pengalaman musim lalu dan efe...