Jetour T2 i-DM Curi Perhatian Pengunjung di GIIAS 2026
JAKARTA — Jetour T2 i-DM, SUV PHEV terbaru dari Jetour Indonesia, menjadi sorotan pengunjung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 berkat desain khas dan teknologi hybridnya. Model ini menarik minat tinggi selama pameran pada 7 Agustus 2026, didukung klaim efisiensi dan kemampuan jelajah jarak jauh.
Antusiasme dan data penjualan
Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, menyebut Jetour T Series telah menembus hampir 800 ribu unit secara global, dengan T2 sebagai model yang paling dominan. Di pasar Indonesia, Ranggy mengatakan penjualan sudah melampaui seribu unit.
"Kalau di sisi global, kalau ngomong T2 kan muncul ICE dulu ya, jadi sepertinya komposisinya masih banyaknya ICE. Tapi kalau di Indonesia... konsumen Indonesia preferensinya lebih ke i-DM," ujar Ranggy saat ditemui di GIIAS 2026.
Menurutnya, performa varian i-DM terlihat jelas di pameran. Ia menambahkan bahwa sekitar 60% penjualan model T1 berupa varian i-DM, dan kontribusi T2 i-DM di GIIAS tercatat berkisar 60–70%.
Desain dan kenyamanan interior
Jetour T2 i-DM mengusung filosofi Boxy Adventure Design yang menjadi ciri khas T Series. Desain eksterior tegas memberi kesan karakter dan ketangguhan.
Di bagian kabin, T2 i-DM menawarkan interior premium yang menekankan kenyamanan, kepraktisan, dan fungsionalitas untuk berbagai aktivitas perjalanan. Tata letak kabin dirancang untuk menunjang pengalaman berkendara harian maupun perjalanan jarak jauh.
Teknologi hybrid dan jangkauan perjalanan
Secara teknis, Jetour T2 i-DM mengintegrasikan beberapa komponen utama: mesin ACTECO 1.5 TGDI generasi kelima, CATL LFP Battery 18,4 kWh, serta transmisi hybrid khusus 3-percepatan dengan dual electric motor. Sistem ini bekerja secara cerdas untuk menyeimbangkan performa dan efisiensi bahan bakar.
Kombinasi teknologi memungkinkan T2 i-DM menempuh jarak lebih dari 1.200 kilometer dalam satu pengisian baterai dan tangki bahan bakar. Angka ini memberi keleluasaan bagi konsumen untuk melakukan perjalanan jauh tanpa sering berhenti untuk isi ulang atau mengisi bahan bakar.
Prospek dan implikasi
Respons positif pengunjung GIIAS menunjukkan minat konsumen Indonesia pada varian elektrifikasi plug-in hybrid. Jika tren ini berlanjut, Jetour berpeluang memperkuat posisi model T2 sebagai andalan di pasar SUV elektrifikasi.
Ke depannya, keberhasilan T2 i-DM di pameran dapat mendorong peningkatan pangsa pasar Jetour di segmen SUV PHEV nasional, khususnya bagi konsumen yang mengutamakan keseimbangan antara performa dan efisiensi.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
AHRT Siap Tampil di ARRC Mandalika 7–9 Agustus 2026
AHRT siap berlaga di ARRC Mandalika 7–9 Agustus 2026 dengan modal tiga podium dari Motegi dan target podium...
209 Instruktur Bersaing di Astra Honda Safety Riding Competition 2026
Sebanyak 209 instruktur bersaing di AHSRIC 2026 (4–7 Agustus) di Cikarang untuk menjaga standar dan jadi age...
Astra Otoparts Perkenalkan Produk KYB untuk Semua Segmen
Astra Otoparts meluncurkan produk KYB untuk roda dua dan empat di GIIAS 2026, memperkuat lini aftermarket de...
Maxus Mifa 9 Lombardi Edition Hadirkan Partisi 'Privacy' di GIIAS 2026
Maxus Mifa 9 Lombardi Edition diluncurkan di GIIAS 2026 dengan tema Privacy: partisi kabin tipis berfitur mu...
Honda Scoopy Modifikasi Pikat Ratusan di Jakarta Sneakers Day 2026
Honda Scoopy hasil modifikasi menarik ratusan pengunjung di Jakarta Sneakers Day 2026 dengan konsep retro 20...
BAIC Tarik 12.000 Pengunjung di GIIAS 2026, Grand Prize BAIC T1 Dibuka
Booth BAIC di GIIAS 2026 menarik 12.000 pengunjung dan 300+ test drive; program Grand Prize 1 unit BAIC T1 d...