Jamaah Haji Sumut Kloter 15 di Makkah Aman dan Tertib
Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga Lc MA, Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia Sumut Kloter 15 KNO dan Dekan FAI Univa Medan/Sekretaris MUI Sumut, melaporkan dari Makkah Kamis (14/5) bahwa kondisi jamaah haji Sumatera Utara dalam keadaan aman dan tertib. Ia menyampaikan perkembangan ibadah, pembagian kloter, serta langkah pelayanan kesehatan dan bimbingan rohani.
Kondisi umum dan pembagian kloter
Menurut Tohir, rombongan haji dari Sumut terbagi dalam 17 kloter. Kloter 1 sampai 13 tergabung dalam gelombang I yang duluan ke Madinah lalu ke Makkah. Sedangkan kloter 14 sampai 17 masuk gelombang II dan berangkat ke Makkah sebelum ke Madinah.
Ibadah berjamaah dan rutinitas spiritual
Ia menjelaskan bahwa mayoritas jamaah melaksanakan shalat lima waktu secara berjamaah di mushalla hotel atau masjid terdekat. Beberapa jamaah memilih pergi ke Masjid Al-Haram dengan fasilitas bus shalawat yang beroperasi 24 jam.
"Semua jamaah menjalankan ibadah dengan aman dan tertib, tanpa ada kendala yang berarti. Hal ini didukung dengan aktifnya ketua kloter, bimbingan ibadah, dokter, tenaga kesehatan dan petugas haji daerah (PHD) bekerja dengan intensif dan terintegrasi,"
Cuaca dan rekomendasi kesehatan
Petugas kloter menyarankan agar jamaah tidak pergi ke Al-Haram untuk semua lima waktu mengingat cuaca sangat panas. Suhu siang hari rata-rata mencapai 40⁰C–42⁰C dan kadang diperkirakan sampai 45⁰C. Rekomendasi ini dibuat untuk menjaga kondisi fisik jamaah.
Amalan sunnah dan bacaan Alquran
Jamaah juga aktif melaksanakan berbagai shalat sunnah, seperti rawatib qabliyah dan bakdiyah, dhuha, tahajjud, witir, serta tasbih. Banyak yang menghabiskan waktu membaca Alquran di kamar atau mushalla saat menunggu waktu shalat.
"Semua jamaah sudah melaksanakan umrah wajib, untuk mendapatkan pahala yang lebih banyak juga jamaah yang kesehatannya terjaga melaksanakan umrah sunnah dengan memilih waktu tengah malam atau subuh,"
Tohir menambahkan bahwa umrah sering disebut haji kecil, sementara haji dengan wukuf disebut haji besar.
Bimbingan rohani dan pelayanan informasi
Bimbingan dan tausiyah rutin digelar untuk menjaga kualitas ibadah para tamu Allah. Selain pembinaan langsung, tim juga menyediakan bimbingan online dan materi berbentuk stiker yang berisi penjelasan dan motivasi agar jamaah semakin semangat meraih haji mabrur dan sai masykur.
Pelayanan terpadu antara ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dan petugas daerah dinilai efektif dalam memastikan jamaah menjalankan ibadah dengan baik selama berada di Tanah Suci. Laporan ini disampaikan dari Jarwal, Makkah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PRSU ke-50 di Medan Ditutup: Rp50 Miliar & 161.309 Pengunjung
PRSU ke-50 di Medan ditutup; catat perputaran Rp50 miliar dan 161.309 pengunjung selama sebulan penyelenggar...
Istri Anggota Polri Diduga Bunuh Diri di Kompleks Bumi Asri Medan
Istri anggota Polri ditemukan tewas diduga bunuh diri di Kompleks Bumi Asri, Medan; jasad dievakuasi ke RS B...
Warga Aceh Tenggara Desak Proyek P3-TGAI Utamakan Azas Manfaat
Warga Desa Berandang minta proyek P3-TGAI di Aceh Tenggara mengutamakan azas manfaat dan keterlibatan anggot...
KPA JASA Nagan Raya Tolak Wan Malaya jadi Plt Ketua DPW Partai Aceh
KPA JASA Nagan Raya dan sejumlah panglima menolak penunjukan Wan Malaya sebagai Plt Ketua DPW Partai Aceh ka...
Menantu Pejabat Pengadilan Tinggi Medan Ditemukan Meninggal di Rumah
Seorang menantu pejabat kepaniteraan Pengadilan Tinggi Medan ditemukan meninggal di rumahnya di Komplek Bumi...
Rico Waas Tunjuk Erfin Fachrurazi sebagai Plh Sekda Medan
Wali Kota Medan tunjuk Erfin Fachrurazi sebagai Plh Sekda per 3 Agustus 2026 untuk mengisi kekosongan setela...