2.744 Jamaah Haji Aceh Pulang, Pemulangan Berlangsung Lancar
BANDA ACEH — Proses pemulangan jamaah haji Aceh musim haji 1447 H/2026 M terus berlangsung. Hingga Senin, 22 Juni 2026, sebanyak 2.744 jamaah telah kembali ke tanah air melalui debarkasi Aceh di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar. Pemulangan dijadwalkan berlangsung hingga 30 Juni 2026.
Perkembangan kedatangan
Pagi ini, Senin (22/6/2026) pada pukul 10.15 WIB, kloter 7 mendarat di Blang Bintang setelah meninggalkan Bandara Pangeran Mohammad Abdul Aziz di Madinah. Kloter ini berjumlah 393 orang dan langsung diproses oleh tim debarkasi setempat.
| Rincian | Jumlah |
|---|---|
| Jamaah yang sudah kembali ke Aceh | 2.744 |
| Total jamaah berangkat musim haji 1447 H/2026 M | 5.484 |
| Jamaah dilaporkan wafat di Arab Saudi | 15 |
| Jamaah masih di Madinah (kloter 8–12) | 2.332 |
| Jamaah masih dirawat | 8 (5 di Makkah, 3 di Madinah) |
Komposisi Kloter 7
Rincian kloter 7 yang tiba pagi tadi adalah sebagai berikut:
- PPIH dan PHD: 6 orang
- Aceh Timur: 246 orang
- Pidie: 139 orang
- Banda Aceh: 1 orang
- Aceh Utara: 1 orang
Konfirmasi pihak penyelenggara
Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Aceh, Drs. H. Arijal, M.Si., menyatakan pemulangan berjalan aman, tertib, dan sesuai jadwal. Ia menegaskan upaya koordinasi intensif terus dilakukan untuk memastikan layanan debarkasi optimal.
Alhamdulillah, kloter 1 sampai kloter 7 dengan jumlah 2.744 jamaah haji Aceh dari berbagai kabupaten/kota telah tiba kembali di Bumoe Aceh. Seluruh proses pemulangan berjalan sesuai jadwal, tertib, dan lancar.
Kami terus memastikan kesiapan seluruh layanan Debarkasi Aceh dalam melayani dhuyufurrahman. Koordinasi intensif dilakukan dengan PPIH Arab Saudi, PPIH Pusat, petugas kloter, serta seluruh unsur PPIH Debarkasi Aceh agar proses pemulangan jamaah berjalan aman, dan lancar.
Kondisi kesehatan dan tindak lanjut
PPIH Aceh melaporkan ada delapan jamaah yang masih menjalani perawatan, lima di Makkah dan tiga di Madinah. Kondisi mereka terus dipantau bersama rumah sakit setempat. Sementara itu, jamaah yang masih berada di Madinah berjumlah 2.332 orang dan akan diberangkatkan secara bertahap menuju Aceh hingga akhir jadwal.
Pihak penyelenggara mengatakan proses pemulangan akan terus dipantau sampai seluruh jamaah kembali ke daerah asal masing-masing, dengan penekanan pada keselamatan dan ketertiban selama prosedur debarkasi dan pengantaran ke kabupaten/kota.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DWP Kalsel Kunjungi Aceh untuk Pererat Silaturahmi
Ketua DWP Aceh terima kunjungan Ketua DWP Kalimantan Selatan di Banda Aceh, Jumat (7/8), untuk pererat silat...
Polsek Siantar Marihat Selesaikan Pertikaian Abang-Adik Lewat Call Center 110
Polsek Siantar Marihat cepat tanggap setelah laporan via Call Center 110; personel menyelesaikan perselisiha...
Kekosongan Sekdaprovsu Picu Risiko Kinerja TAPD Sumut
Kekosongan jabatan Sekdaprovsu berisiko mengganggu kinerja TAPD Sumut karena ketua TAPD melekat pada posisi...
Forensik: Kematian Winda Gowasa Bukan Akibat Penganiayaan
Dokter forensik RS Bhayangkara: hasil otopsi Winda Lorenza Gowasa tidak menunjukkan tanda penganiayaan, leba...
Aceh Utara Pelajari Program Beut Kitab Bak Sikula di Aceh Besar
Plt Kadisdik Dayah Aceh Utara kunjungi Aceh Besar (6/8) untuk mempelajari implementasi Program Beut Kitab Ba...
Aceh Besar Siaga Antisipasi Angin Kencang, 16 Kejadian Tercatat
Pemkab Aceh Besar tingkatkan kesiapsiagaan menyusul 16 kejadian angin kencang sejak 4 Agustus; BPBD dan inst...