Isyana/Rinjani Tersingkir di Perempatfinal Thailand Open 2026
Isyana Syahira Meida dan Rinjani Kwinnara Nastine kalah dari pasangan Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, di perempatfinal Thailand Open 2026 pada Jumat, 15 Mei 2026. Pertandingan di Nimibutr Stadium berlangsung selama 61 menit dan berakhir 12-21, 21-12, 17-21.
Jalannya Pertandingan
Gim pertama dimulai dengan tekanan dari Rin/Kie sehingga Isyana/Rinjani kesulitan membangun ritme dan kalah 12-21. Pada gim kedua, pasangan Indonesia mampu mengubah permainan dan menang 21-12 setelah menemukan fokus dan tempo yang lebih baik.
Gim penentu berjalan ketat dengan beberapa kali terjadi kejar-mengejar angka. Di situasi-situasi krusial akhir gim, pasangan Jepang dinilai lebih tenang dan berhasil mengunci kemenangan 21-17.
Reaksi Pemain
Isyana, 19 tahun, mengakui ada kebingungan di awal laga namun bangkit pada gim kedua. Ia juga menyoroti ketenangan lawan sebagai pembeda di akhir pertandingan.
“Pertandingan hari ini cukup kebingungan di gim pertama lalu bisa main lebi relax lagi, lebih enjoy dan lebih fokus di gim kedua. Masuk gim ketiga skornya kejar-kejaran hanya memang kami harus akui mereka bisa lebih tenang di poin-poin akhir,”
Isyana menambahkan bahwa pertandingan memberi banyak pelajaran, terutama soal bagaimana menghadapi tekanan di lapangan.
“Hari ini kami belajar bagaimana mereka mengatasi tekanan di lapangan,”
Kata Rinjani dan Evaluasi Tim
Rinjani mengaku tidak menyangka harus berhadapan dengan pasangan yang sudah masuk top 10. Menurutnya ketegangan masih terasa meski memudar pada gim kedua, sehingga mereka dapat memanfaatkan beberapa kesalahan lawan untuk mencetak poin.
“Kami tidak menyangka mereka yang sudah top 10 dan main di level atas masih ada tegangnya, banyak mati sendiri terutama di gim kedua jadi kami banyak dapat poin dari situasi itu. Tapi kami juga tidak bisa ambil kesempatan di gim ketiga jadi mereka bisa pegang kontrolnya di akhir-akhir,”
Meski kalah, Rinjani bersyukur tim mampu melaju hingga perempatfinal. Pasangan ini berjanji mengevaluasi permainan dan mempersiapkan diri untuk turnamen berikutnya.
Prospek ke Depan
Isyana dan Rinjani menargetkan perbaikan menjelang Malaysia Masters pekan depan. Mereka menyebut hasil di Thailand sebagai pengalaman berharga untuk memperbaiki mental dan strategi di poin-poin penentu.
Ke depan, fokus tim akan tertuju pada latihan tekanan, penyelesaian poin, dan komunikasi antar-pemain untuk mengurangi kesalahan sendiri di momen-momen krusial.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ronaldo Kirim Sinyal Pensiun: Kontrak Berakhir 2027
Cristiano Ronaldo memberi sinyal pensiun menjelang berakhirnya kontrak Al-Nassr pada Juni 2027 dan bersiap n...
Bali United Siap Hadapi Persib di Dewata Challenge 18 Agustus
Bali United akan menurunkan skuad terbaik melawan Persib di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada 18 Agustus 202...
Persib Siapkan Pemain Baru dan Timnas Hadapi Bali United
Igor Tolic akan uji pemain baru dan pemain Timnas saat Persib menghadapi Bali United di Dewata Challenge Ser...
Deportivo La Coruña Ditahan Elche 1-1 di Laga Pembuka La Liga
Deportivo La Coruña ditahan Elche 1-1 di ABANCA-Riazor pada laga pembuka La Liga 2026/2027. Aubameyang dan A...
Isyana/Rinjani Lolos 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara melaju ke 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah menang 21-12, 21-1...
Sébastien Pocognoli Resmi Jadi Pelatih Timnas Skotlandia
Sébastien Pocognoli ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Skotlandia, menggantikan Steve Clarke dan bersiap...