Ekonomi

IHSG Melemah ke 6.173, Sentimen Mundurnya Gubernur BI Jadi Pemicu

Bagikan:
Grafik pergerakan IHSG sesi I menunjukkan penurunan ke level 6.173,94 pada 27 Juli 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi I pada Senin, 27 Juli 2026, turun ke level 6.173,94 setelah pasar merespons pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia. Penurunan tercatat sebesar 22,49 poin (0,36%) dari penutupan akhir pekan sebelumnya.

Pergerakan pasar sesi I

Sepanjang sesi pertama IHSG bergerak di rentang 6.144,27 hingga 6.219,42. Aktivitas perdagangan cukup tinggi dengan volume transaksi mencapai 17,307 miliar saham dan nilai transaksi sekitar Rp7,097 triliun.

Jumlah saham yang menguat sebanyak 299, saham yang melemah 312, dan 182 saham bergerak stagnan. Level penutupan ini lebih rendah dibandingkan penutupan Jumat lalu di 6.196,43.

Sentimen pengunduran diri Gubernur BI

Pelaku pasar bereaksi terhadap kabar pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Pemerintah menyatakan pengunduran diri tersebut telah diterima dan sedang dilakukan proses transisi sesuai ketentuan.

"Per kemarin, secara resmi kami menerima surat pengunduran diri Gubernur BI kepada Bapak Presiden," ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin, 27 Juli 2026.

Pemerintah menunjuk Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Penjabat Sementara Gubernur BI sampai gubernur definitif ditetapkan.

Agenda ekonomi global yang diawasi investor

Selain faktor domestik, investor juga mengamati sejumlah rilis ekonomi global pekan ini yang berpotensi memengaruhi arus modal.

  • Rilis pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat kuartal II-2026.
  • Keputusan suku bunga The Fed dan pernyataan pejabat bank sentral AS.
  • Indikator ekonomi utama lain yang memberi petunjuk kekuatan permintaan global.

Pasar akan memantau apakah ketahanan ekonomi AS mendorong The Fed untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, yang bisa memicu aliran modal keluar dari pasar negara berkembang termasuk Indonesia.

Dampak dan prospek

Reaksi awal pasar menunjukkan sentimen politik-moneter dapat menekan IHSG, setidaknya dalam jangka pendek. Namun, perkembangan penunjukan gubernur definitif dan data ekonomi AS yang akan datang akan menentukan arah selanjutnya.

Pelaku pasar disarankan memperhatikan pengumuman resmi terkait kepengurusan Bank Indonesia dan rilis data makro global sebagai panduan untuk mengelola eksposur investasi.

Farhan Azhar
Penulis
Farhan Azhar

Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.

Berita Terkait