Lokal

IBI Humbahas Dukung Pemkab Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Bagikan:
Bupati dan pengurus IBI Humbahas dalam peringatan HUT IBI ke-75 di Aula Hutamas

DOLOKSANGGUL, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Humbang Hasundutan menyatakan komitmen mendukung visi-misi Pemerintah Kabupaten dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan pada peringatan HUT IBI ke-75 dan pelantikan Pengurus Ranting IBI periode 2023–2028, Rabu (22/7) di Aula Hutamas.

Sinergi untuk turunkan kematian ibu dan bayi

Ketua IBI Humbahas, Elfarida Ambarita, menegaskan program kerja organisasi sejalan dengan target daerah. IBI fokus pada upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, percepatan penurunan stunting, dan mewujudkan keluarga sehat.

Menurutnya, pelayanan kebidanan yang berpusat pada perempuan dan anak menjadi titik utama pengabdian bidan. IBI akan menempatkan kegiatan itu dalam rencana kerja dan penguatan kapasitas anggota.

Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-75

Dalam rangka HUT ke-75, IBI Humbahas melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung serentak dan menyasar kebutuhan primer kesehatan ibu dan anak.

  • Pelayanan keluarga berencana (KB) serentak;
  • Imunisasi dan vaksinasi HPV DNA;
  • Bakti sosial pelayanan KIA-KB;
  • Kunjungan kepada anggota yang sakit;
  • Tabur bunga di makam perintis IBI;
  • Sosialisasi untuk mahasiswa kebidanan;
  • Kegiatan penguatan kapasitas organisasi.

Peran bidan desa sebagai garda terdepan

Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, menilai bidan desa sebagai ujung tombak layanan kesehatan primer. Ia menekankan peran bidan sejak masa kehamilan, persalinan, hingga masa nifas sebagai kunci menuju generasi sehat.

"Pemkab Humbang Hasundutan mengharapkan para bidan menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan, terutama di wilayah yang akses pelayanannya masih terbatas," ujar Bupati Oloan Paniaran Nababan.

Penguatan fasilitas dan kompetensi

Pemerintah daerah menegaskan komitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui penguatan fasilitas dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan. Sinergi antarorganisasi profesi, termasuk IBI, akan terus diperkuat untuk memperluas jangkauan pelayanan.

Dengan kolaborasi ini, kedua pihak berharap target penurunan stunting dan angka kematian ibu-bayi dapat tercapai secara lebih cepat. Langkah-langkah pelaksanaan program akan menjadi fokus pengawasan dan evaluasi ke depan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait