HUT TNI ke-81 di Lumajang, Forkopimda dan Warga Hadir
Lumajang — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) berlangsung hangat di Cafe D’Mangoen, Lumajang, Rabu malam, 7 Oktober 2026. Acara dihadiri jajaran Forkopimda Lumajang, Danramil, kepala desa se-Kabupaten Lumajang, serta warga setempat sebagai wujud penghargaan atas pengabdian TNI.
Hadirkan Forkopimda, Danramil, dan Kepala Desa
Suasana kekeluargaan mewarnai peringatan yang mengumpulkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Kehadiran unsur Forkopimda dan kepala desa menunjukkan dukungan institusional terhadap peran TNI di tingkat daerah.
Selain pejabat, warga sekitar juga ikut hadir sehingga acara berjalan santai namun penuh makna. Pertemuan ini dimanfaatkan sebagai ajang komunikasi antar-komponen masyarakat dan aparat keamanan setempat.
Pesan dari Agus Wicaksono
Anggota DPRD Jawa Timur, H. Agus Wicaksono, S.Sos., menekankan pentingnya dukungan masyarakat terhadap peran TNI. Ia melihat partisipasi kepala desa dan warga sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa.
"Kami memperingati HUT TNI ke-81 ini bersama komponen masyarakat dan para kepala desa sebagai bentuk dukungan sekaligus apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan."
"Kerja sama dan gotong royong antara TNI dengan pemerintah daerah selama ini luar biasa manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke pelosok desa,"
Agus, yang akrab disapa Agus Yudha dan menjabat Wakil Ketua Badan Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, juga menegaskan bahwa kekuatan TNI bersumber dari dekatnya hubungan dengan rakyat.
"TNI akan tetap kuat jika tumbuh dan berjalan bersama rakyat. Tujuannya satu: mewujudkan NKRI yang berdaulat, sejahtera, adil, dan makmur selaras dengan tema HUT TNI tahun ini."
Santunan untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Rangkaian kegiatan sosial menjadi bagian penting acara. Panitia menyerahkan santunan kepada 70 anak yatim dan dhuafa di wilayah setempat sebagai wujud kepedulian sosial TNI bersama pemangku kepentingan daerah.
Pemberian santunan berlangsung sederhana namun mendapat sambutan hangat dari masyarakat penerima dan keluarga mereka.
Makna dan Prospek
Acara ini menegaskan kembali peran TNI sebagai mitra masyarakat dalam pembangunan dan penanggulangan masalah sosial di daerah. Kegiatan perayaan yang juga memuat unsur sosial diyakini memperkuat kemanunggalan TNI-rakyat di tingkat lokal.
Animo warga serta keterlibatan unsur pemerintahan daerah menunjukkan potensi kelanjutan kerja sama yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa-desa.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Dewanti: Investasi di Malang Raya Jangan Korbankan Lingkungan
Dewanti Rumpoko minta investasi Malang Raya selaras dengan tata ruang, perlindungan lingkungan, dan infrastr...
Komisi E DPRD Jatim Studi Banding ke Jateng Sempurnakan Raperda
Komisi E DPRD Jatim studi banding ke Jawa Tengah (3/10/2026) untuk menyempurnakan Raperda keolahragaan dan k...
Mahasiswa Kunjungi DPRD Jember, Uji Informasi dan Pelajari Fungsi Legislasi
Mahasiswa dari berbagai kampus mengunjungi DPRD Jember (2/10/2026) untuk memverifikasi informasi dan mempela...
Magetan Dorong 'Satu Data Kebakaran' untuk Konsolidasi Data
Magetan mendorong pembentukan "Satu Data Kebakaran" untuk menyatukan angka dan menguatkan pencegahan setelah...
Kekeringan Kediri: 500 Warga Desa Surat Kekurangan Air
Sekitar 500 warga Desa Surat, Kediri, kesulitan air bersih; Pemkab kerahkan tandon dan dropping total 15.000...
Puan Atur Pertemuan Prabowo-Megawati Bersama PDIP-Gerindra
Puan Maharani mengatakan akan mengatur pertemuan Prabowo dan Megawati bersama jajaran PDIP dan Gerindra dala...