Herdman: Kemenangan atas Oman Momen Besar bagi Timnas
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyebut kemenangan 3-0 atas Oman pada Jumat, 5 Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai momen penting bagi perkembangan skuad Garuda pada FIFA Matchday Juni 2026. Kemenangan ini dianggap sebagai lompatan psikologis dan teknis oleh pelatih asal Inggris itu.
Makna kemenangan
Herdman menekankan bahwa hasil lawan Oman membawa arti historis dan moral bagi tim. Indonesia belum pernah mengalahkan Oman selama 38 tahun sebelum laga ini. Kemenangan juga mengulang skor yang sama saat Garuda menang atas Oman di King's Cup 1988.
"Kami meraih kemenangan pertama atas Oman dalam 38 tahun. Ini penting bagi pemain dan staf,"
Jalannya pertandingan dan penilaian Herdman
Meskipun hasil akhir meyakinkan, Herdman mengakui pertandingan tidak sempurna sepanjang 90 menit. Ia menyebut ada beberapa momen krusial yang menjadi bahan evaluasi tim.
"Pertandingan tidak berjalan sempurna, ada beberapa momen krusial. Seperti Emil yang mampu menyelamatkan pinalti,"
Herdman memuji reaksi kiper Emil Audero yang sukses menggagalkan tendangan penalti Oman. Keberhasilan tersebut dianggap sebagai momen penentu yang membantu menjaga kontrol permainan Indonesia.
Perkembangan permainan
Pelatih juga menilai ada perkembangan dari pertandingan sebelumnya melawan Bulgaria. Herdman menyebut tim menunjukkan pengendalian yang lebih baik dan sedikit evolusi taktik.
"Saya pikir kami memiliki kontrol yang baik dan menunjukkan sedikit evolusi dari pertandingan terakhir,"
Pencetak gol dan jadwal berikutnya
Gol-gol kemenangan Indonesia dicetak oleh tiga pemain berbeda, yang memperlihatkan variasi serangan tim.
- Justin Hubner
- Ole Romeny
- Ragnar Oratmangoen
Selanjutnya, Skuad Garuda akan menjamu Mozambik pada Selasa, 9 Juni 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, mulai pukul 20.00 WIB.
Implikasi ke depan
Kemenangan atas Oman memberi Herdman dan staf pelatih bahan evaluasi sekaligus kepercayaan diri menjelang laga selanjutnya. Meski demikian, pelatih menegaskan fokus tetap pada perbaikan ritme permainan dan konsistensi selama 90 menit.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Persebaya Bidik Kemenangan atas Persija di Pembuka Piala Presiden
Persebaya incar kemenangan atas Persija di Gelora Bung Tomo pada pembuka Piala Presiden 26 Juli 2026 untuk m...
Sinner dan Djokovic Mundur dari Canadian Open, Soroti Jadwal Padat
Jannik Sinner dan Novak Djokovic mundur dari Canadian Open 2026, memicu desakan evaluasi jadwal padat dan pe...
Andrea Pirlo Jadi Pelatih Timnas Italia, Kontrak 4 Tahun
FIGC mencapai kesepakatan dengan Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia kontrak empat tahun, setelah Gua...
Menpora Buka Turnamen Voli Putri Arie One Cup II di Bekasi
Menpora Erick Thohir membuka Turnamen Open Voli Putri Arie One Cup II di Bekasi (25 Juli 2026), diikuti 12 t...
Herdman Umumkan 26 Pemain Timnas untuk ASEAN Hyundai Cup
John Herdman memanggil 26 pemain untuk ASEAN Hyundai Cup 2026; skuad gabungkan pengalaman dan wajah baru, te...
Putri Wardani Terhenti di Perempat Final China Open 2026
Putri Kusuma Wardani tersingkir di perempat final China Open 2026 setelah kalah 21-16, 11-21, 9-21 dari Tomo...