Anak Ceria Rayakan HAN dan Harganas di Aceh Besar
Kota Jantho, Aceh Besar — Gelak tawa dan semangat anak-anak mewarnai peringatan Hari Anak Nasional ke-42 dan Hari Keluarga Nasional ke-33 di lingkungan Dekranasda Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (23/7). Kegiatan ini menampilkan lomba, pentas seni, dan berbagai aktivitas untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Suasana acara dan tujuan
Acara dihadiri anak-anak bersama orang tua dan pendamping. Panitia menyajikan ruang bermain, belajar, dan berekspresi untuk anak-anak Aceh Besar. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemenuhan hak anak dan membangun generasi yang sehat serta berakhlak.
Jenis perlombaan dan penampilan
Kegiatan memuat beberapa perlombaan yang memberi kesempatan anak menampilkan kreativitas. Adapun lomba yang digelar antara lain:
- Lomba mewarnai tingkat PAUD dan TK
- Baca puisi berbahasa Aceh untuk tingkat SD dan SMP
- Lomba hadang galah antarwilayah
Selain lomba, acara menampilkan pagelaran seni budaya seperti pertunjukan meucagok, jingle Forum Anak Aceh Besar, dan teater yang melibatkan 50 peserta pentas seni.
Pesan pemerintah dan peran keluarga
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Aceh Besar, Abdullah, membacakan sambutan Bupati H. Muharram Idris. Pemerintah daerah menekankan pentingnya memastikan hak anak terpenuhi agar tumbuh sebagai generasi unggul dan berlandaskan nilai Islam.
"Anak adalah aset terbesar bangsa sekaligus amanah dari Allah SWT yang harus kita jaga, lindungi, dan penuhi hak-haknya. Dengan memastikan hak-hak tersebut terpenuhi, kita sedang mempersiapkan generasi Aceh Besar yang tangguh, cerdas, berakhlak mulia, dan Islami,"
Bupati juga menegaskan bahwa lomba bukan sekadar mencari pemenang, melainkan sarana mengasah keberanian, kreativitas, dan sportivitas anak. Ia mengajak orang tua, sekolah, serta seluruh elemen masyarakat untuk terus mendampingi anak dengan kasih sayang dan pola asuh yang baik.
Partisipasi, dukungan, dan data peserta
Kepala DPPKB, PP dan PA Aceh Besar, Drs. Fadhlan, melaporkan rincian peserta. Menurutnya acara ini diikuti total sekitar 350 orang, terdiri atas 195 peserta lomba, 50 peserta pentas seni, dan 105 pendamping serta panitia.
"Kegiatan ini diikuti sekitar 350 orang yang terdiri atas 195 peserta lomba, 50 peserta pentas seni, serta 105 pendamping dan panitia,"
Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah mitra yang mendukung kegiatan, antara lain Bank Aceh Syariah, PT Solusi Bangun Andalas (SBA), PDAM Tirta Mountala, dan PT Angkasa Pura/InJourney Airports.
Prospek ke depan
Pemerintah Kabupaten optimistis kegiatan seperti ini akan terus mengembangkan potensi anak. Dengan kolaborasi orang tua, sekolah, dunia usaha, dan pemerintah, Aceh Besar diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berkarakter, siap meneruskan pembangunan daerah di masa depan.
"Pemerintah Kabupaten Aceh Besar optimistis, melalui kegiatan seperti ini kreativitas dan potensi anak-anak akan terus berkembang,"
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Aceh Besar Dukung GENCARKAN untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah
Pemkab Aceh Besar mendukung GENCARKAN (23/7) untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah melalu...
BPBD Aceh Besar Edukasi 1.559 Pelajar Lewat MPLS
BPBD Aceh Besar mengedukasi 1.559 siswa baru saat MPLS 2026/2027 di Kota Jantho untuk membangun budaya kesia...
Polres Aceh Timur Gelar Gaktibplin dan Tes Urine, 50 Personel Diperiksa
Kapolres Aceh Timur pimpin Gaktibplin dan tes urine 50 personel pada 22 Juli; hasil sementara negatif dan pe...
IDAI Sumut Gelar PCU XIV: Perkuat Layanan Penyakit Jantung Anak
IDAI Sumut menggelar PCU XIV (22–24 Juli 2026) untuk mempercepat penerapan riset dan teknologi dalam layanan...
PDIP Paluta Gelar Musancab untuk Perkuat Konsolidasi 12 PAC
DPC PDIP Paluta menggelar Musancab 23 Juli di Gunung Tua untuk memilih pimpinan PAC 12 kecamatan dan memperk...
Inalum Gelar IN-Journal Chapter II Dorong Jurnalisme Lingkungan
Inalum menggelar IN-Journal Chapter II bertema "Menulis Jejak untuk Bumi", melibatkan 53 jurnalis dan 65 kar...