BTS, Shakira, Madonna Tampil di Halftime Show Final Piala Dunia 2026
Final Piala Dunia 2026 menorehkan sejarah baru dengan menghadirkan halftime show untuk pertama kalinya saat laga final di New York New Jersey Stadium. Pertunjukan hiburan itu berlangsung sekitar 11 menit sebelum babak kedua dimulai dan menampilkan sederet artis internasional.
Ringkasan pertunjukan
Panggung di tengah lapangan berubah menjadi arena musik internasional yang mirip konsep Super Bowl. FIFA menyajikan rangkaian penampilan yang memadukan orkestra, band, dan artis pop global.
Pembukaan dilakukan oleh Madonna yang membawakan Music, ditemani DJ Stuart Price. Dua legenda Brasil, Ronaldo dan Ronaldinho, memasuki lapangan dengan mobil jip bertuliskan "Maestro".
Selanjutnya Gustavo Dudamel memimpin New York Philharmonic dan Simón Bolívar Symphony Orchestra membawakan Seven Nation Army dari The White Stripes. Penampilan orkestra disertai parade bendera, tata cahaya, dan kemunculan karakter Muppets.
Grup K-pop BTS melanjutkan pertunjukan dengan hits Dynamite, menampilkan koreografi energik dan kostum bernuansa merah dan hitam. Justin Bieber tampil sederhana dengan aransemen akustik Everything Hallelujah, hanya ditemani gitar.
Puncak acara menghadirkan Shakira dan Burna Boy yang menyanyikan lagu resmi Piala Dunia 2026, Dai Dai. Mereka ditemani Ghetto Kids dari Uganda dan puluhan penari internasional.
Penutupan dilakukan PS22 Chorus bersama vokalis Coldplay, Chris Martin. Semua penampil berkumpul kembali di panggung bersama Kermit the Frog dan Miss Piggy, sebelum pesta kembang api menutup halftime show.
Daftar penampil
- Madonna (dengan DJ Stuart Price)
- Gustavo Dudamel dan dua orkestra (New York Philharmonic & Simón Bolívar Symphony Orchestra)
- BTS
- Justin Bieber
- Shakira & Burna Boy (menyanyikan Dai Dai)
- Ghetto Kids (Uganda) dan puluhan penari internasional
- PS22 Chorus dan Chris Martin (Coldplay)
- Kemerlangan visual termasuk penampilan Muppets, parade bendera, dan kembang api
Reaksi FIFA
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menilai halftime show sebagai salah satu inovasi pada final Piala Dunia 2026. Menurutnya, acara ini memadukan sepak bola dan hiburan di panggung terbesar dunia.
"Ini akan menjadi momen bersejarah bagi Piala Dunia FIFA. Serta menjadi sebuah pertunjukan yang layak untuk pertandingan olahraga terbesar di dunia,"
Dampak dan hasil pertandingan
Halftime show perdana ini menjadi babak baru dalam penyelenggaraan final Piala Dunia. Selain menghibur penonton di stadion, pertunjukan juga disaksikan jutaan penggemar sepak bola di berbagai belahan dunia.
Setelah pertunjukan sebagai pembuka babak kedua, pertandingan berlanjut hingga Spanyol memastikan gelar juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina di partai final.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Scaloni Pertimbangkan Masa Depan usai Kekalahan di Final Piala Dunia
Scaloni menyatakan akan mengambil waktu untuk memikirkan masa depannya setelah Argentina kalah 0-1 dari Span...
Trump: Piala Dunia 2026 Bukti AS Jadi Negara Sepak Bola
Trump menyatakan Piala Dunia 2026 membuktikan AS kini menjadi negara sepak bola setelah menyerahkan trofi ke...
UMKM Raup Omzet Hingga 200% di Festival Rakyat Bola Gembira
Pelaku UMKM di Festival Rakyat Bola Gembira (19-20 Juli 2026) di Lapangan Banteng meraih omzet hingga 200 pe...
Wartawan Metro TV Tebak 1-0 dan Menang di Nobar Final Piala Dunia 2026
Wartawan Metro TV Iwan Gumilar menebak skor tepat 1-0 dan menang lomba tebak skor nobar Final Piala Dunia 20...
Evenepoel Menangi Etape 15 Tour de France, Naik ke Posisi Kedua
Evenepoel menang Etape 15 Tour de France (19 Juli 2026), mengalahkan Pogacar dan naik ke posisi kedua klasem...
Antonius Puji Perjuangan Fajar/Fikri, Juara Japan Open 2026
Antonius memuji Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri usai juara Japan Open 2026 dan berharap mereka tetap fokus je...