NOC Indonesia Tetapkan Kongres Pemilihan Maret 2029
NOC Indonesia menetapkan pelaksanaan Kongres pemilihan pengurus eksekutif pada Maret 2029. Keputusan diambil melalui Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Tahun 2026 pada Senin, 20 Juli 2026 di Jakarta, sebagai penyesuaian siklus kepengurusan dengan Olimpiade.
Penetapan dan tujuan perubahan jadwal
Keputusan menjadwalkan Kongres pada Maret 2029 merupakan tindak lanjut hasil Rapat Anggota pada Mei 2026. Penetapan ini dimaksudkan untuk menyelaraskan masa jabatan pengurus dengan siklus Olimpiade sehingga organisasi bisa fokus pada pembinaan atlet menjelang Los Angeles 2028.
Klausul pengecualian dan klarifikasi masa jabatan
Dalam RALB juga disepakati penggunaan klausul pengecualian terkait penyelenggaraan Kongres. Panitia menegaskan bahwa penyesuaian waktu tidak sama dengan perpanjangan masa jabatan pengurus.
"RALB 2026 mengesahkan penggunaan klausul pengecualian terkait penyelenggaraan Kongres serta menetapkan jadwal pelaksanaannya pada Maret 2029. Rapat juga memutuskan membentuk tim penyempurnaan AD/ART yang terdiri dari unsur anggota dan para pakar agar tata kelola organisasi semakin kuat," kata Jadi Rajagukguk, Ketua Pelaksana RALB NOC Indonesia.
Jadi menegaskan, penyesuaian hanya mengubah waktu penyelenggaraan Kongres, bukan memperpanjang mandat Ketua Umum atau pengurus lainnya.
Alasan sinkronisasi dengan Olimpiade
Sekretaris Jenderal NOC Indonesia, Wijaya Noeradi, menyatakan langkah ini dimaksudkan agar masa kepengurusan mengikuti siklus Olimpiade. Menurutnya, pola serupa banyak diterapkan organisasi olahraga internasional.
"Esensi utamanya adalah menyelaraskan siklus kepengurusan dengan siklus Olimpiade. Pendekatan ini juga telah kami konsultasikan kepada IOC dan memperoleh dukungan," ujar Wijaya.
Ia menambahkan, struktur kepengurusan dan AD/ART tidak berubah; seluruh pengurus tetap menjalankan mandat hingga Kongres Maret 2029.
Penyempurnaan AD/ART dan tata kelola
RALB membentuk tim penyempurnaan AD/ART yang melibatkan unsur anggota dan pakar. Tujuannya memperkuat tata kelola sesuai perkembangan regulasi olahraga nasional dan internasional.
"Persiapan menuju Olimpiade tidak dapat dilakukan hanya dalam hitungan bulan, tetapi idealnya sudah dimulai setidaknya dua tahun sebelumnya. Karena itu, anggota memandang lebih tepat apabila Kongres dilaksanakan setelah Olimpiade," kata Anthony C. Sunarjo, Ketua Dewan Etik NOC Indonesia.
Anthony menambahkan, pembaruan AD/ART akan diselaraskan dengan Olympic Charter dan prinsip good governance agar tata kelola organisasi tetap kuat dan kredibel.
Dengan keputusan ini, NOC Indonesia berharap pengurus dapat fokus penuh pada persiapan atlet hingga Olimpiade Los Angeles 2028, sementara proses pemilihan pengurus dilakukan setelah ajang internasional tersebut selesai pada Maret 2029.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Spanduk Viral di Parade Juara Spanyol Bikin Lamine Yamal Tertawa
Spanduk viral saat parade juara Spanyol di Madrid membuat Lamine Yamal dan pemain tertawa usai kemenangan fi...
Inaki: Nico Jadi Simbol Harapan Keluarga Imigran
Inaki Williams memberi pesan emosional untuk Nico Williams setelah Spanyol juara Piala Dunia 2026, menyoroti...
Maldini Temui Guardiola Bahas Kursi Pelatih Timnas Italia
Paolo Maldini dan Leonardo menemui Pep Guardiola di Barcelona untuk membahas kemungkinan melatih Timnas Ital...
Iraola Akui Kagumi Jeremy Jacquet, Siap Perkuat Liverpool
Andoni Iraola mengaku lama mengagumi Jeremy Jacquet; bek Prancis itu sudah pulih dari cedera dan kini berlat...
Legenda Liverpool Kevin Keegan Tutup Usia 75
Kevin Keegan, legenda Liverpool dan pemenang Ballon d'Or, meninggal pada usia 75 setelah melawan kanker; kar...
Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Catat Sederet Rekor Baru
Spanyol juara Piala Dunia 2026 setelah kalahkan Argentina 1-0 dan mencatat sederet rekor, termasuk kebobolan...