Nasional

Mendukbangga Prioritaskan Gizi Ibu dan Anak di Harganas 2026

Bagikan:
Menteri Wihaji menghadiri Harganas 2026 dan menekankan gizi ibu dan anak

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji menegaskan prioritas penguatan gizi ibu dan anak untuk menekan angka stunting nasional. Pernyataan itu disampaikan saat peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang digelar terpusat di Yogyakarta pada Senin, 29 Juni 2026.

Distribusi bantuan gizi dan pendampingan intensif

Pemerintah mulai menyalurkan bantuan makanan bergizi sekaligus memberikan pendampingan intensif bagi keluarga berisiko. Program ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita sebagai prioritas utama.

Wihaji meminta semua pihak memastikan ketepatan sasaran agar bantuan benar-benar mencapai keluarga yang membutuhkan dan berdampak pada penurunan stunting.

Perintah Presiden jelas agar program tidak berhenti pada diskusi tetapi memastikan bantuan gizi benar benar sampai kepada sasaran di lapangan secara langsung. Fokus kita adalah ibu hamil ibu menyusui dan balita agar penanganan stunting dilakukan secara tepat dan terukur di seluruh Indonesia

Program GENTING: lingkungan sehat dan hunian layak

Wihaji menekankan bahwa asupan gizi saja tidak cukup. Kualitas hunian dan akses sanitasi juga memengaruhi tumbuh kembang anak. Untuk itu, pemerintah meluncurkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) sebagai bagian dari intervensi terpadu.

GENTING menggabungkan perbaikan lingkungan rumah tangga dengan dukungan nutrisi agar anak memperoleh kondisi tumbuh kembang optimal.

Pencegahan stunting tidak cukup hanya dari asupan gizi tetapi juga lingkungan tempat tinggal yang sehat dan layak bagi keluarga. Keluarga harus memiliki akses sanitasi yang baik agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal setiap waktu

Sleman: penurunan stunting lewat kolaborasi lintas sektor

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, melaporkan keberhasilan menurunkan angka stunting melalui kerja sama lintas sektor selama tiga tahun terakhir. Menurutnya, program gizi dan edukasi pola asuh menjadi kunci pencapaian tersebut.

Angka stunting di Sleman terus menurun dan kami menargetkan dapat ditekan hingga di bawah empat persen dalam waktu dekat. Bantuan gizi sudah berjalan sehingga fokus berikutnya adalah edukasi pola asuh dan pemberian makanan anak bagi keluarga

Peran masyarakat dan model pentahelix

Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga, Wahyuniati, mengajak keterlibatan masyarakat, swasta, dan unsur akademik dalam model pentahelix. Ia menyebut kolaborasi ini penting untuk menjangkau seluruh keluarga berisiko stunting.

Program GENTING adalah gerakan gotong royong yang melibatkan pemerintah swasta dan masyarakat untuk membantu keluarga berisiko stunting di Indonesia. Semua pihak diharapkan berperan sebagai orang tua asuh demi memastikan anak Indonesia tumbuh sehat dan berkualitas secara berkelanjutan

Konteks dan prospek

Momentum Harganas ke-33 dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen menurunkan stunting. Pemerintah menekankan kombinasi distribusi gizi, pendampingan, perbaikan sanitasi, dan kolaborasi multi-pihak sebagai strategi utama menuju target nasional.

Wihaji berharap keluarga tetap menjadi pusat pembangunan manusia berkualitas untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait