Barcelona Selangkah Datangkan Gabriel Jesus, Negosiasi Memasuki Tahap Serius
Barcelona tengah menggelar pembicaraan serius dengan Arsenal untuk mendatangkan Gabriel Jesus. Proses negosiasi berlangsung pekan ini dan kedua klub dilaporkan mendekati kata sepakat mengenai transfer. Jesus, 29 tahun, memiliki sisa kontrak satu musim di Arsenal sehingga klub Inggris terbuka membahas opsi penjualan.
Nilai transfer dan peluang kedatangan
Barcelona berharap merampungkan transfer dengan nilai sekitar 10 juta euro atau setara sekitar Rp188 miliar. Pemain Brasil tersebut bahkan berpeluang segera terbang ke Spanyol untuk menyelesaikan proses administratif dan tes medis jika kesepakatan tercapai.
Alasan alternatif setelah gagal datangkan Alvarez
Kedatangan Jesus muncul setelah upaya Barcelona mendatangkan Julián Álvarez menemui hambatan. Negosiasi untuk Álvarez tidak berlanjut karena klub pemilik menolak membuka pembicaraan, sementara Barcelona juga dituduh melakukan pendekatan yang kontroversial terkait pemain tersebut.
Peran Jesus bagi skuat Hansi Flick
Musim ini Barcelona sempat menempatkan Raphinha sebagai penyerang tengah. Dalam dua pertandingan awal, Raphinha tampil impresif dengan mencetak tiga gol. Namun pelatih Hansi Flick disebut menginginkan opsi penyerang tengah murni, sehingga kedatangan Jesus dinilai memberi pilihan taktis tambahan di lini depan.
Dinamika posisi Jesus di Arsenal
Di Arsenal, kesempatan bermain Jesus menurun karena persaingan di lini depan. Nama-nama seperti Kai Havertz dan Viktor Gyökeres kini lebih sering menjadi opsi utama, sementara Jesus bahkan absen dari skuad untuk beberapa laga penting.
Jesus tidak masuk dalam daftar pemain saat Arsenal menghadapi Manchester City di Community Shield. Ia juga tidak diturunkan pada laga pembuka Premier League melawan Coventry City, yang menandakan posisinya semakin terpinggirkan.
Impak untuk transfer jangka panjang Barcelona
Meski berharap merekrut Jesus, Barcelona belum menutup kemungkinan mengejar Álvarez sebagai target jangka panjang. Klub tetap mencari solusi untuk menggantikan kepergian Robert Lewandowski dan Ferran Torres, sehingga strategi transfer bisa berkembang sesuai situasi di pasar.
Jika transfer Jesus terealisasi, ia diproyeksikan menjadi pilihan inti ataupun pemain rotasi di posisi penyerang tengah Barcelona, sekaligus memberi fleksibilitas bagi pelatih dalam menyusun lini serang.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Herdman Ungkap Taktik Bawa Indonesia Juara ASEAN Cup
Herdman menerangkan taktik mendorong bek tengah naik di ekstra waktu yang membuka gol Elkan Baggott dan meng...
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...