FKM USU Ajarkan Siswi Pesantren Membaca Label Makanan
MEDAN — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU) menggelar pengabdian kepada masyarakat di Pesantren Ma’had An Ni’mah, Deli Serdang, Selasa (18/8). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi membaca label produk makanan dan minuman untuk mencegah penyakit tidak menular pada remaja.
Tim pelaksana dan dukungan
Tim pengabdian dipimpin oleh Dr. Ernawati Nasution, SKM, M.Kes. Anggota tim terdiri atas tenaga akademik dan praktisi kesehatan, antara lain:
- dr. Devi Nuraini Santi, M.Kes
- Prof. Dr. Lita Sri Andayani, SKM, M.Kes
- Prof. Dr. dr. Juliandi Harahap, MA, Sp.KKLP
- dr. Tetty Aman Nasution, M.Med.Sc
- Rizky Aditya Hutomo, S.KM, M.Epid
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Sumatera Utara.
Materi dan metode pelatihan
Pelatihan menekankan cara membaca label informasi gizi pada kemasan produk pangan dan anjuran konsumsi gula, garam, serta lemak. Sebelum materi, tim memberikan pretest berupa kuesioner untuk mengukur pemahaman awal siswi tentang penyakit tidak menular dan pola hidup sehat.
Setelah itu, penyampaian materi berlangsung interaktif. Perwakilan pesantren, Ustadzah Ummu Ilham, membuka acara dan memperkenalkan tujuan program. Tim menjelaskan informasi gizi, klaim produk, dan tips selektif terhadap promosi makanan kemasan.
Evaluasi dan partisipasi
Setelah sesi materi, tim mengadakan diskusi terbuka untuk menjawab pertanyaan siswi. Kemudian diselenggarakan post-test dengan soal yang sama seperti pretest untuk menilai peningkatan pemahaman.
Metode pretest-posttest ini dirancang untuk melihat efektivitas edukasi dan mendorong keterlibatan aktif siswi selama pelatihan.
Dampak dan harapan
Kegiatan diharapkan meningkatkan kepedulian siswi terhadap informasi pada kemasan produk, sehingga mereka mampu mengenali klaim yang menyesatkan. Dengan demikian, siswi diharapkan lebih bijak memilih dan mengonsumsi produk pangan kemasan sejak usia remaja.
Pihak pesantren menyampaikan apresiasi kepada tim FKM USU dan pihak universitas atas kegiatan ini. Mereka berharap program dapat berlanjut sebagai kerja sama berkelanjutan dan menjadi bagian dari upaya pencegahan penyakit tidak menular di lingkungan pesantren.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda selesainya rangkaian pengabdian pada masyarakat tersebut.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Lansia Divonis 1,5 Tahun karena Penipuan Tanah Warisan
Lambok (61) divonis 1 tahun 6 bulan di PN Medan atas penipuan jual beli tanah warisan senilai Rp55 juta sete...
Pegawai KAI Laporkan RT atas Dugaan Penganiayaan saat Pengosongan Rumah di Medan
Pegawai PT KAI melaporkan RT ke Polsek Medan Timur atas dugaan penganiayaan saat pengosongan rumah aset KAI...
DPP Loho Raja se-Dunia Dilantik di Silahi Sabungan, Tekankan Persatuan
DPP Parsadaan Pomparan Loho Raja se-Dunia dilantik 24 Oktober di Silahi Sabungan untuk memperkuat persatuan...
Prabowo Hadiri Pembentangan Bendera 24 Km di Nagan Raya
Bupati Nagan Raya bertemu Menko Polhukam untuk mematangkan persiapan kunjungan Presiden Prabowo pada 11 Nov...
Prabowo Dijadwalkan Saksikan Pembentangan Bendera 24 Km di Nagan Raya
Presiden Prabowo dijadwalkan menyaksikan pembentangan bendera 24 km di Nagan Raya pada 11 Nov 2026; persiapa...
Labuhanbatu Gelar FGD Penyusunan RAD PP ATS
Pemkab Labuhanbatu menggelar FGD penyusunan RAD PP ATS pada 26 Oktober untuk menindaklanjuti Perpres No.3/20...