Banjir Kiriman Rendam Bantaran Sungai Deli di Medan Maimun
Medan, 7 September – Banjir kiriman dari hulu Sungai Deli merendam sejumlah kawasan bantaran di Kecamatan Medan Maimun pada Senin (7/9). Hingga siang hari debit air berangsur surut dan belum ada warga yang mengungsi, namun BPBD Kota Medan masih terus memantau perkembangan.
Lokasi terdampak dan perubahan ketinggian air
Pusdalops BPBD mencatat genangan terjadi di beberapa kelurahan bantaran sungai. Kawasan yang terdampak antara lain Kelurahan Sei Mati, Hamdan, dan Aur. Kondisi di jalan utama menunjukkan penurunan ketinggian air dibanding pagi hari.
- Jalan Brigjen Katamso: debit turun dari 90 cm menjadi 40 cm
- Jalan Multatuli: turun dari 60 cm menjadi 20 cm
- Jalan Letjen Suprapto: turun dari 80 cm menjadi 50 cm
Respon BPBD dan status evakuasi
Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari SH MH, menyatakan sampai saat ini belum ada perintah evakuasi karena warga memilih bertahan di rumah masing-masing. Tim gabungan tetap siaga dan menyiapkan rencana evakuasi bila debit air kembali naik secara tiba-tiba.
"Belum ada yang mengungsi. Jika debit air terus naik, kami akan segera mengarahkan warga untuk dievakuasi. Saat ini mereka masih bertahan di rumah," ujar Yunita.
BPBD menegaskan bahwa bila evakuasi diperlukan, pihaknya akan memastikan ketersediaan kebutuhan dasar pengungsi, termasuk makanan, air bersih, dan kebutuhan mendesak lainnya.
Pemantauan dan imbauan kesiapsiagaan
BPBD Kota Medan terus memantau daerah rawan banjir dan berkoordinasi dengan BMKG serta kepala lingkungan setempat. Koordinasi ini dimaksudkan untuk mendeteksi kenaikan debit air lebih cepat dan memberikan peringatan dini kepada warga.
Warga di bantaran sungai diminta tetap waspada terhadap potensi kenaikan air secara mendadak dan menyiapkan barang-barang penting jika sewaktu-waktu harus mengungsi. Pihak terkait juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di tepi sungai selama kondisi belum stabil.
Proyeksi dan langkah ke depan
Saat debit air sudah menunjukkan penurunan, BPBD akan terus melakukan pemantauan. Jika kondisi memburuk, instansi terkait berjanji mempercepat proses evakuasi dan pendistribusian bantuan.
Situasi di bantaran Sungai Deli akan menjadi fokus pengawasan dalam beberapa jam ke depan untuk meminimalkan risiko terhadap warga dan infrastruktur setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sumut Tawarkan Investasi ke UEA: Pendidikan, Pelabuhan, hingga Semikonduktor
Gubernur Sumut tawarkan kerja sama investasi ke UEA pada bidang pendidikan, pelabuhan, dan semikonduktor; pe...
Terdakwa Tembak Anak Panah, Mata Korban di Medan Tertancap
Agus Salim (22) didakwa menembakkan anak panah hingga menancap di mata korban di Bagan Deli, Medan pada 15 F...
Konten Kreator Ditangkap di Medan: Diduga Hina Agama saat Siaran Live
Direktorat Siber Polda Sumut menangkap konten kreator RM di Medan (28/10) terkait dugaan penghinaan agama me...
Aswas Kejati Sumut Ditangkap Terkait Dugaan Proyek Pendidikan
Aswas Kejati Sumut Agung Ardiyanto ditangkap Tim PAM SDO Rabu (28/10) terkait dugaan penyalahgunaan proyek p...
Terasi Udang Rebon Asahan Diekspor ke Thailand, 40 Ton
Terasi udang rebon asal Asahan diekspor perdana ke Thailand pada 24/10, 40 ton senilai Rp230 juta, membuka p...
Polsek Siantar Martoba Amankan Motor Honda CB150 Tak Berpemilik
Polsek Siantar Martoba mengamankan Honda CB150 yang ditinggalkan di depan kedai setelah laporan lewat Call C...