Feyenoord Resmi Berpisah dengan Robin van Persie
Feyenoord resmi mengakhiri kerja sama dengan Robin van Persie menjelang musim 2026–2027. Keputusan diumumkan setelah evaluasi menyeluruh terhadap performa tim sepanjang musim 2025–2026.
Keputusan dan alasan
Manajemen klub memutuskan pergantian pelatih meski Van Persie masih terikat kontrak hingga 2027. Keputusan ini diambil karena penurunan konsistensi dan hasil di beberapa kompetisi.
Van Persie mulai menangani tim utama pada Februari 2025. Dalam 18 bulan terakhir, manajemen menilai perkembangan permainan tidak memenuhi target jangka panjang klub.
"Robin van Persie telah memberikan segalanya untuk klub selama 18 bulan terakhir."
— Dévy Rigaux, Direktur Teknik Feyenoord
Performa musim 2025–2026
Pada musim 2025–2026, Feyenoord finis di posisi kedua klasemen Eredivisie dan memastikan tiket ke Liga Champions. Namun, kesenjangan naik terlihat jelas karena tim tertinggal 19 poin dari juara.
Selain capaian posisi, manajemen menyoroti ketidakkonsistenan penampilan sebagai alasan utama perombakan staf kepelatihan. Kekurangan stabilitas dianggap menghambat ambisi bersaing di level domestik dan Eropa.
Jejak Van Persie di Feyenoord
Selama memimpin tim utama, Van Persie tidak berhasil membawa trofi. Meski begitu, ia mencatat prestasi di level pengembangan pemain muda klub.
- Membawa Feyenoord U-18 juara di Mladen Ramljak Memorial Tournament 2023.
- Mengantar Feyenoord U-19 tampil di UEFA Youth League.
Catatan ini menunjukkan kontribusi Van Persie pada proses pengembangan talenta, walau hasil tim senior dinilai belum memuaskan manajemen.
Langkah klub ke depan
Feyenoord kini membuka pencarian pelatih baru untuk memperkuat ambisi bersaing di papan atas Belanda dan kompetisi Eropa. Klub akan mengevaluasi kandidat yang mampu menghadirkan konsistensi dan strategi jangka panjang.
Keputusan ini juga akan berpengaruh pada persiapan musim mendatang, termasuk perencanaan skuad dan target di Liga Champions. Pengumuman nama pengganti diperkirakan dilakukan setelah penilaian kandidat tuntas.
Perjalanan Feyenoord musim depan akan menjadi penguji nyata bagi kebijakan baru manajemen, terutama dalam mengembalikan konsistensi performa dan ambisi juara.
Berita Terkait
Pelita Jaya Hajar Dewa United 93-79, Seri Semifinal 1-1
Pelita Jaya menang 93-79 atas Dewa United di Game 2 semifinal IBL, menyamakan seri 1-1 dan mematahkan rekor...
Neymar Pulih dari Cedera Betis, Siap Tampil di Piala Dunia 2026
Hasil MRI pada 8 Juni menunjukkan Neymar membaik dari cedera betis dan berpeluang tampil untuk Brasil di Pia...
Belanda 2-1 Uzbekistan: Gakpo Cetak Dua Penalti
Belanda menang 2-1 atas Uzbekistan di New York, 9 Juni 2026, berkat dua penalti Cody Gakpo dalam laga uji co...
Michael Olise Cetak Hat-trick, Prancis Menang 3-1 atas Irlandia Utara
Michael Olise mencetak hat-trick saat Prancis menang 3-1 atas Irlandia Utara di Lille, laga kandang terakhir...
Christian Eriksen Stabil, Akan Dipulangkan Setelah Kolaps
Christian Eriksen dilaporkan stabil setelah kolaps saat Denmark vs Ukraina, dan diperkirakan segera dipulang...
Capybara Angel Menang 2-0 atas Mojang Bandung di WPFL 2026
Capybara Angel menang 2-0 atas Mojang Bandung Bedas di WPFL 2026 berkat gol Silce Eklesia Mess dan Nur Fajri...