Festival Literasi Aceh Besar 2026: Rapat Persiapan dan Agenda Utama
KOTA JANTHO – Bunda Literasi Kabupaten Aceh Besar Hj. Rita Mayasari memimpin rapat persiapan Festival Literasi Aceh Besar 2026 di Gedung Dekranasda, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (1/7). Rapat ini bertujuan mematangkan program dan rangkaian kegiatan yang akan digelar pada 20-22 Juli 2026 untuk menumbuhkan budaya membaca dan menulis di masyarakat.
Rapat dan peserta
Pertemuan dihadiri Wakil Ketua I TP PKK Aceh Besar Hj. Nurul Fazli, S.Ag., Sekretaris TP PKK Sri Wahyuna, SH MH, serta pejabat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Besar. Diskusi berfokus pada format acara, target peserta, dan peran keluarga serta sekolah dalam program literasi.
Tujuan festival
Dalam arahannya, Rita Mayasari menegaskan bahwa festival bukan sekadar lomba. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai momentum memperkuat kebiasaan membaca, menulis, dan belajar, terutama pada generasi muda. Ia meminta seluruh rangkaian dikemas menarik agar mampu meningkatkan minat baca masyarakat.
Festival Literasi harus menjadi ruang yang menyenangkan untuk belajar, berkarya, dan berinovasi. Kami ingin kegiatan ini mampu membangkitkan semangat membaca dan menulis sejak usia dini, serta melibatkan seluruh elemen masyarakat agar budaya literasi terus tumbuh di Aceh Besar,
Rangkaian kegiatan
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Besar, Fazlun, SH MT, menyebut festival berlangsung selama tiga hari dengan berbagai program edukatif dan kompetitif. Agenda yang disiapkan antara lain:
- Telewicara Literasi (talkshow) menghadirkan narasumber inspiratif
- Lomba baca puisi
- Kegiatan kreatif untuk anak dan remaja
- Workshop penulisan dan bimbingan membaca
Pelantikan Tim Kerja Bunda Literasi
Pada pembukaan festival juga dijadwalkan pelantikan Tim Kerja Bunda Literasi Aceh Besar. Tim ini akan berfungsi sebagai mitra strategis untuk mengembangkan program literasi di tingkat kabupaten dan mendorong kolaborasi antar pihak terkait.
Festival Literasi tahun ini tidak hanya menghadirkan berbagai perlombaan dan kegiatan edukatif, tetapi juga menjadi momentum penguatan gerakan literasi melalui pelantikan Tim Kerja Bunda Literasi Aceh Besar. Kami berharap seluruh rangkaian ini mendorong lahirnya masyarakat yang gemar membaca, kreatif, dan inovatif,
Dampak dan tindak lanjut
Penyelenggara berharap festival menjadi pemicu peningkatan minat baca di Aceh Besar. Setelah acara, pihak dinas akan mengevaluasi hasil dan menyusun program lanjutan untuk memperluas jangkauan literasi ke sekolah dan komunitas di pelosok kabupaten.
Catatan: Jadwal resmi dan daftar narasumber akan diumumkan lebih lanjut oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Besar.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kepala Inspektorat Banda Aceh Ditetapkan Tersangka Pelanggaran Syariat
Kepala Inspektorat Banda Aceh FD dan AM ditetapkan tersangka pelanggaran Qanun Jinayat setelah ditemukan di...
Wali Kota Sabang Ajak Generasi Muda Isi HUT ke-81 dengan Karya
Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengajak generasi muda isi HUT ke-81 RI dengan karya dan pengabdian, sambi...
Bupati Simalungun Lepas Paskibraka 2026 dan Beri Apresiasi
Bupati Anton Saragih melepas dan memberi apresiasi kepada Paskibraka Simalungun 2026 usai sukses bertugas pa...
DPRD Minta LLDIKTI Lindungi Mahasiswa Setelah Akreditasi UDA Dicabut
DPRD Sumut mendesak LLDIKTI lindungi mahasiswa UDA setelah BAN-PT mencabut akreditasi, untuk mencegah ketida...
Bupati Serdang Bedagai Kunjungi Warung Idola, Dukung UMKM Lokal
Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya mengunjungi Warung Idola di Desa Firdaus (17/8) dan memberi dukungan...
Polres Paluta Ungkap 5 Kasus Narkoba, 22,77 g Sabu Disita
Polres Padang Lawas Utara ungkap lima kasus narkoba, sita 22,77 g sabu dan 17 butir ekstasi; penindakan dipe...