Otomotif

Farizon V8E Diproduksi di HIM Purwakarta, Arista Gandeng

Bagikan:
Produksi Farizon V8E di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM) Purwakarta

Purwakarta, 13 Agustus 2026 — Farizon bekerja sama dengan PT Arista Manufacturing Indonesia memulai produksi Farizon V8E, kendaraan komersial listrik, di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM) Purwakarta. Langkah ini menandai upaya Farizon membangun basis produksi lokal, dukungan after-sales, dan memperkuat kehadiran di pasar kendaraan komersial EV Indonesia.

Produksi lokal dan strategi pasar

Produksi perdana V8E di pabrik HIM menunjukkan komitmen Farizon untuk tidak sekadar memasok produk, tetapi juga mengintegrasikan rantai manufaktur di dalam negeri. Kerja sama ini meliputi pemasaran, purna jual, dan perakitan kendaraan di Purwakarta.

Mike Fan, CEO Farizon New Energy Commercial Vehicle Group, menilai momentum ini penting untuk penetrasi Farizon di pasar Indonesia.

"KD Farizon New Energy Commercial Vehicle nantinya akan membangun sinergi industri, manufaktur lokal, serta pengembangan transportasi ramah lingkungan,"

Spesifikasi dan varian awal

Model V8E yang mulai diproduksi adalah varian blind van atau cargo van. Kendaraan ini ditenagai motor listrik yang menghasilkan torsi maksimum 190 N.m dan didukung baterai berkapasitas 65 kWh.

  • Varian awal: blind van/cargo van
  • Torsi maksimum: 190 N.m
  • Kapasitas baterai: 65 kWh

Rencana penambahan varian

PT Arista Manufacturing Indonesia menyatakan produksinya tidak berhenti pada model van. Perusahaan berencana menambah lini produksi untuk varian lain, termasuk versi pick-up.

"Rencananya bulan depan kami akan mulai menambah produksi varian lainnya yaitu kendaraan pick up,"

- Christoforus Ronny, Director PT Arista Manufacturing Indonesia

Dampak dan prospek industri

Farizon adalah bagian dari Geely Holding Group dan telah aktif di segmen kendaraan komersial energi terbarukan selama sekitar 10 tahun. Kehadiran pabrik perakitan lokal diperkirakan akan mempercepat adopsi kendaraan komersial listrik di Indonesia dengan manfaat pada ketersediaan suku cadang, layanan purna jual, dan penciptaan ekosistem industri pendukung.

Selain rencana produk baru, langkah ini juga sejalan dengan peluncuran Farizon pada pameran otomotif besar di Tanah Air pada 2026, yang memperkuat upaya membangun kehadiran merek secara berkelanjutan.

Dengan produksi lokal V8E berjalan, pasar kendaraan komersial listrik di Indonesia berpotensi melihat peningkatan pilihan produk dan layanan yang lebih terintegrasi ke depan.

Fikri Hidayat
Penulis
Fikri Hidayat

Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.

Berita Terkait