Erick Thohir: Olahraga Bukan Biaya, Melainkan Investasi Bangsa
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan partisipasi masyarakat Indonesia dalam olahraga masih rendah dan perlu ditingkatkan karena olahraga bukan sekadar pengeluaran, melainkan investasi bagi bangsa. Pernyataan itu disampaikan saat Erick hadir pada Alfamart Run 2026 di Tangerang, Senin, 14 September 2026.
Partisipasi olahraga di Indonesia
Erick mengingatkan data demografis yang menunjukkan rendahnya partisipasi olahraga. Dari sekitar 125 juta penduduk berusia 13–30 tahun, hanya 17,5 persen yang aktif berolahraga. Ia membandingkan kondisi ini dengan Jepang, di mana sekitar 65 persen warganya tetap aktif meski populasi menua.
“Secara demografi, 125 juta di usia 13-30 tahun, tetapi yang berpartisipasi di olahraga itu hanya 17,5 persen. Jadi jauh komparasinya,”
Olahraga sebagai investasi karakter, kesehatan, dan ekonomi
Erick menjelaskan olahraga memberi tiga bentuk investasi penting: karakter, kesehatan, dan ekonomi. Dari sisi karakter, olahraga melatih ketangguhan, disiplin, dan daya juang. Dari sisi kesehatan, partisipasi aktif penting untuk mencetak generasi yang sehat. Secara ekonomi, kegiatan olahraga dapat menggerakkan UMKM, pariwisata, dan industri terkait.
- Investasi karakter: membentuk mental tangguh dan disiplin.
- Investasi kesehatan: menciptakan generasi lebih sehat dan produktif.
- Investasi ekonomi: mendorong UMKM, pariwisata, dan sport industry.
“Olahraga itu selama ini dilihat seperti hanya biaya. Padahal olahraga itu adalah sebuah investasi,”
Nilai industri dan upaya pengembangan
Erick memperingatkan bahwa Indonesia masih tertinggal dalam pengembangan sport industry dan sport tourism. Ia menyebut nilai industri olahraga global mencapai sekitar Rp8.000 triliun, sedangkan nilai industri olahraga Indonesia baru sekitar Rp40 triliun, atau sekitar 0,5 persen dari nilai global.
“Kita tengah mengembangkan yang namanya potensi sport industry dan sport tourism. Dan kita ini ketinggalan jauh,”
Oleh karena itu, pemerintah mendorong program dan forum seperti Indonesia Sports Summit untuk mempercepat pengembangan ekosistem olahraga dan menarik peran swasta.
Alfamart Run 2026: contoh mobilisasi dan apresiasi
Erick memuji penyelenggaraan Alfamart Run 2026 sebagai bentuk investasi yang menggabungkan aspek kebugaran dan ekonomi. Direktur Corporate Affairs Alfamart, Solihin, menjelaskan event itu juga menawarkan apresiasi bagi peserta, termasuk goodie bag besar setelah finis.
“Peserta Alfamart Run bukan hanya mendapatkan pengalaman berlari,”
"Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih bagi 5.000 peserta yang tahun ini. Mereka berhasil mendapatkan tiket,”
Solihin menyebut bobot goodie bag mencapai sekitar 50 kilogram, sebagai bentuk penghargaan bagi antusiasme peserta pada perayaan ulang tahun perusahaan.
Penekanan Erick pada olahraga sebagai investasi strategis menuntut perubahan paradigma publik dan peran aktif pelaku usaha. Dengan peningkatan partisipasi dan pengembangan industri, olahraga diharapkan mampu memberi manfaat jangka panjang bagi kualitas generasi dan perekonomian nasional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Goran Paulic Resmi Tinggalkan Persib
Goran Paulic, asisten pelatih asal Kroasia, mengakhiri kerja sama dengan Persib pada 2 Juli 2024 menjelang L...
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...
Arsan Makarin Resmi Tinggalkan PERSIB Jelang Liga 1 2024/2025
PERSIB dan Arsan Makarin sepakat berpisah setelah dua musim; Arsan tampil 13 kali saat PERSIB jadi juara dan...
Atlet China Zhang Zhi Jie Meninggal saat Bertanding di AJC 2024
Atlet China Zhang Zhi Jie meninggal saat bertanding di BNI Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyak...
Delvintor Raih Poin Pertama di MXGP MX2 Selaparang
Delvintor Alfarizi meraih poin pertama musim MXGP MX2 di Selaparang, Lombok, dengan finis P19 dan P15 pada 3...
Teddy Tjahjono Resmi Mundur dari Persib, Diganti Adhitia
Teddy Tjahjono resmi mundur sebagai Direktur Olahraga Persib efektif 31 Juli 2024; Adhitia Putra Herawan dit...