Olahraga

Petenis Asing Kuasai DETEC Junior 2026 di Sukoharjo

Bagikan:
Ke-Chieh Hsu dan Brian Duan usai menjadi juara DETEC Junior 2026 di Stadion Tenis Gelora Merdeka Sukoharjo

Brian Duan (AS) dan Ke-Chieh Hsu (Taiwan) menjadi juara tunggal pada DETEC International Junior Championship 2026 yang berakhir di Stadion Tenis Gelora Merdeka Sukoharjo, Sabtu 6 Juni 2026. Petenis mancanegara itu menyapu bersih gelar tunggal dan menutup rangkaian turnamen junior internasional di Sukoharjo dengan hasil dominan.

Hasil final dan skor

Di final putri, Ke-Chieh Hsu yang merupakan salah satu andalan Timnas Taiwan U-14 mengalahkan unggulan kedua asal Tiongkok, Xinran Yan. Hsu sebelumnya juga sukses di nomor ganda dan kini menambah gelar tunggal ITF junior pertamanya.

"Aku sangat senang bisa meraih gelar tunggal ITF (International Tennis Federation) Junior pertamaku di Sukoharjo. Capaian ini berkat kerja keras pelatihku serta dukungan dari orang tuaku," ujar Hsu.

Pada final putra, Brian Duan mengalahkan wakil tuan rumah Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong dengan skor 7-5, 6-2. Pemain kidal berusia 16 tahun itu berencana melanjutkan turnya di Indonesia dengan mengikuti ITF J60 Jakarta pada awal Juli.

Dampak pada peringkat dan poin

Kemenangan Hsu memberi tambahan 36,25 poin yang diperkirakan akan mendorong peringkat juniornya langsung naik ke sekitar posisi 860 dunia. Sementara itu, kemenangan Duan menambah sekitar 30 poin, yang diproyeksikan menaikkan posisinya hingga mendekati peringkat 580 dunia.

Dengan tambahan poin ini, keduanya berpeluang mengikuti babak kualifikasi di level ITF yang lebih tinggi, seperti turnamen J100 dan J60, sesuai target perkembangan karier masing-masing.

Prestasi peserta dan penilaian penyelenggara

Petenis Indonesia juga meraih sejumlah gelar selama rangkaian kompetisi. Secara keseluruhan, pencapaian kontingen tuan rumah menjadi modal penting bagi pengembangan tenis junior nasional.

  • Tim Indonesia merebut tiga gelar pada pekan pertama.
  • Tambahan satu gelar diraih pada pekan kedua.

Anshari Nuraida, Direktur Turnamen Deddy Prasetyo Tennis Club (DETEC), menyatakan puas atas kelancaran kompetisi dan capaian para pemain tuan rumah. Menurutnya, pengalaman bertanding tingkat internasional ini bermanfaat untuk peningkatan level atlet junior Indonesia.

Penutup: Prospek ke depan

Kesuksesan pemain asing dalam menjuarai nomor tunggal menegaskan kuatnya persaingan di level junior internasional. Bagi pemain Indonesia, hasil turnamen ini menjadi tolok ukur dan sumber pembelajaran untuk meningkatkan daya saing di sirkuit ITF ke depan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait