BGN Dorong Delapan Kebiasaan Sehat dalam MBG di Sekolah
Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong guru dan siswa menerapkan delapan kebiasaan saat pelaksanaan MBG di sekolah untuk membentuk budaya hidup sehat. Imbauan ini disampaikan di Jakarta pada Rabu, 9 September 2026, dengan tujuan memperkenalkan kebersihan, gizi, keamanan pangan, dan kepedulian lingkungan melalui kegiatan makan bersama.
Delapan kebiasaan yang dianjurkan
BGN merinci delapan kebiasaan yang perlu dibiasakan secara konsisten selama kegiatan MBG agar menjadi perilaku sehari-hari siswa. Kebiasaan itu adalah:
- Mengucapkan salam dan bersyukur sebelum makan.
- Mencuci tangan sebelum makan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
- Mengambil makanan secara tertib.
- Menciptakan suasana makan yang nyaman dan tertib.
- Berdoa sebelum dan sesudah makan sebagai bagian dari pembiasaan.
- Mendapatkan edukasi mengenai gizi selama kegiatan makan berlangsung.
- Mengenalkan prinsip keamanan pangan pada makanan yang disajikan.
Penekanan BGN adalah agar kebiasaan tersebut tidak hanya dipahami secara teori, tetapi dilakukan berulang hingga menjadi rutinitas.
Kutipan pimpinan BGN
"Pelaksanaan MBG di sekolah bukan hanya tentang menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak. Kegiatan makan bersama dapat dimanfaatkan untuk membangun berbagai perilaku positif,"
Peran guru dalam implementasi
BGN menegaskan bahwa peran guru penting untuk memperkuat pembiasaan ini di lingkungan sekolah. Guru diminta tidak hanya mendampingi siswa, tetapi juga menjadi teladan dalam menerapkan kebiasaan sehat.
"Guru sebagai edukator dapat memberikan contoh dan membangun kebiasaan baik secara langsung kepada siswa,"
Pendampingan yang diharapkan meliputi pengawasan cuci tangan, pengambilan makanan secara tertib, hingga memastikan siswa membersihkan area makan setelah selesai.
Harapan jangka panjang
BGN berharap konsistensi pelaksanaan delapan kebiasaan ini akan menanamkan budaya hidup sehat sejak usia dini. Jika rutin diterapkan, kegiatan MBG bisa menjadi momen edukasi gizi sekaligus pembentukan karakter dan kepedulian lingkungan di sekolah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Dari Radio Perjuangan ke Media Publik: 5 Fakta RRI
Lima fakta RRI: dari peran dalam perjuangan kemerdekaan hingga status LPP dengan 105 stasiun, termasuk 37 di...
Erupsi Anak Krakatau: Perusahaan Diminta Perkuat Mitigasi
Perusahaan diminta memperkuat mitigasi karena Anak Krakatau berstatus Siaga; langkah evakuasi dan perlindung...
Kemenperin Perketat SNI Wadah Makan untuk Program MBG
Kemenperin memperketat pengawasan SNI wajib untuk food tray baja tahan karat seiring Program MBG, didukung P...
Wakil Ketua DPR: Standardisasi Jangan Marginalkan Petani Kecil
Chusnunia minta standardisasi industri tidak meminggirkan petani kecil; ia usulkan koperasi, pendampingan, d...
KSOP Banten dan SAR Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda
KSOP Banten dan tim SAR gabungan mencari lima jurnalis hilang kontak di Selat Sunda sejak 7 September 2026 s...
Prabowo Janji Bonus Rp3 Miliar untuk Emas Asian Games 2026
Presiden Prabowo menjanjikan bonus Rp3 miliar bagi peraih emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan percepatan...