Camat Ajak Siswa MIN 25 Teladani Akhlak Rasulullah
Kuta Baro, Aceh Besar — Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi SE MM, mengajak murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 25 Aceh Besar untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan disampaikan saat upacara pengibaran bendera yang digelar pada Senin (7/9) di lingkungan sekolah.
Pesan utama: teladani akhlak dalam perilaku
Zahrul menyatakan bahwa Rasulullah SAW adalah contoh terbaik dalam membentuk karakter dan perilaku umat. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus ditanamkan sejak usia dini agar menjadi kebiasaan sehari-hari siswa.
"Rasulullah SAW adalah teladan bagi kita semua. Anak-anak harus membiasakan diri untuk jujur, disiplin, menghormati orang tua dan guru, menyayangi teman serta peduli kepada sesama,"
Penerapan nilai akhlak di sekolah dan rumah
Camat Zahrul menekankan bahwa memahami kisah hidup Nabi saja tidak cukup. Nilai-nilai itu perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.
"Meneladani Rasulullah bukan hanya dengan mengingat kisah beliau, tetapi bagaimana akhlak beliau kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari hal-hal sederhana, seperti berkata jujur, menghormati guru dan membantu teman,"
Pendidikan karakter bersamaan dengan prestasi
Zahrul juga mengingatkan pentingnya kombinasi antara prestasi akademik dan akhlak. Ia meminta siswa untuk menjaga disiplin serta serius dalam belajar, karena karakter kuat menjadi dasar menjalani kehidupan.
"Anak-anak harus rajin belajar, disiplin dan memiliki akhlak yang baik. Prestasi penting, tetapi akhlak juga harus menjadi dasar dalam menjalani kehidupan,"
Santunan untuk anak yatim sebagai praktek kepedulian
Usai memimpin upacara, Zahrul menyerahkan santunan kepada 21 anak yatim dan piatu di MIN 25 Aceh Besar. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai wujud kepedulian sekaligus pembelajaran tentang pentingnya berbagi dan empati.
"Kita ingin membiasakan anak-anak untuk peduli dan berbagi kepada sesama. Kepedulian seperti ini harus terus ditanamkan sejak dini, karena menyayangi dan memperhatikan anak yatim merupakan bagian dari ajaran Rasulullah,"
Zahrul berharap santunan tersebut memberi manfaat dan semangat bagi penerima. Ia menekankan bahwa kegiatan sosial di lingkungan sekolah dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa empati di kalangan siswa.
"Mudah-mudahan santunan ini bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak. Yang terpenting adalah bagaimana kepedulian ini terus tumbuh di tengah kita,"
Pelibatan pejabat kecamatan dalam kegiatan pendidikan semacam ini menunjukkan upaya memperkuat pendidikan karakter melalui contoh langsung dan aksi sosial. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus dilakukan untuk memperkuat nilai-nilai moral di lingkungan sekolah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Austin Tumengkol Maju Calon Ketua PWI Sumut
Austin Tumengkol resmi maju sebagai calon Ketua PWI Sumut dan meminta dukungan Waspada Group untuk menghadap...
Bupati Sergai Berhentikan Dua PNS karena Narkotika dan Bolos Kerja
Bupati Sergai memberhentikan dua PNS pada apel pagi; satu terkait narkotika dan satu lagi melanggar jam kerj...
Warga Langkat Geram, Janji Perbaikan Jalan Bulangta dari Gubsu Tak Kunjung Ada
Warga Desa Sei Musam, Langkat, kecewa janji perbaikan jalan Bulangta dari Gubsu Bobby Nasution belum tereali...
Wartawan: AI Alat Bantu, Bukan Pengganti dalam Jurnalistik
Nurhalim Tanjung minta wartawan memanfaatkan AI secara proporsional sambil menjaga kemampuan menulis, verifi...
Polres Padanglawas Perketat Pengawasan Jaga Ketahanan Pangan
Polres Padanglawas dan Pemkab Palas memperketat pengawasan pasar sejak 7 September untuk jaga pasokan dan pa...
Makmur Marpaung Ketua DPW Perindo Sumut, Fokus Struktur Pemilu 2029
DPP Perindo tunjuk Makmur Marpaung sebagai Ketua DPW Sumut; prioritasnya membenahi struktur organisasi daera...