Teknologi BYD DM Hasilkan Konsumsi 65 Km/L, Begini Cara Kerjanya
JAKARTA, Jumat 29 Mei 2026 — Teknologi BYD DM (Dual Mode) diklaim mampu menghasilkan konsumsi BBM hingga 65 Km/L. Sistem ini mengombinasikan motor listrik dan mesin pembakaran untuk menawarkan pengalaman berkendara ala listrik sekaligus jangkauan panjang hingga 1.800 km dalam satu pengisian baterai dan BBM.
Bagaimana BYD DM bekerja
BYD DM adalah solusi yang menyatukan mode listrik penuh dan dua varian hybrid. Konsepnya membuat kendaraan berjalan seperti mobil listrik pada kondisi normal, namun tetap punya cadangan energi dan dukungan tenaga dari mesin ketika diperlukan.
Salah satu kunci efisiensi adalah mekanisme pengaturan mesin dan motor lewat unit kontrol yang cepat. Peralihan dan sinkronisasi antara mesin dan motor berlangsung otomatis untuk memaksimalkan penggunaan bahan bakar dan energi listrik.
Peran mesin 1.5L dan sistem kontrol
Mobil DM memakai mesin 1.5L yang berfungsi terutama sebagai pemasok daya ke baterai dan sebagai sumber tenaga tambahan saat diperlukan. Mesin tidak selalu menggerakkan roda; tugasnya diatur agar lebih optimal untuk efisiensi.
"Dalam bekerja mesin dikontrol secara otomatis yang mengutamakan optimalisasi serta efisien penggunaan bahan bakar," ujar Bobby Bharata, Head of Product PT BYD Motor Indonesia.
"Kapan mesin mulai memasok tenaga dalam membantu motor listrik dan menghasilkan daya untuk baterai diatur oleh sistem melalui VCU with dual MCU yang mampu memberikan sinkronisasi yang super cepat," tambahnya.
Tiga mode operasi BYD DM
BYD menyematkan tiga mode utama untuk menyesuaikan kebutuhan berkendara dan efisiensi:
- Mode EV: Mode default. Kendaraan digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik dengan daya dari baterai, tanpa bantuan mesin.
- Mode Hybrid Seri: Mesin aktif untuk memasok daya ke baterai. Tenaga dorong tetap disediakan oleh motor listrik.
- Mode Hybrid Paralel: Mesin dan motor listrik bekerja bersamaan menyalurkan tenaga ke roda, cocok untuk akselerasi kuat atau menanjak.
Uji jalan dan implikasi
Bobby menegaskan seluruh sistem telah menjalani uji coba di berbagai kondisi jalan, termasuk di Indonesia. Hasilnya, BYD menempatkan DM sebagai jawaban untuk kebutuhan mobilitas yang ingin menggabungkan tenaga, kenyamanan, dan efisiensi bahan bakar.
Dengan kombinasi mode operasi dan kontrol elektronik yang cepat, BYD DM menawarkan opsi berkendara hemat bahan bakar tanpa mengorbankan jangkauan atau performa saat diperlukan.
Untuk melihat pengembangan dan daftar model yang memakai teknologi ini, pembaca dapat mengikuti pembaruan resmi BYD melalui saluran berita otomotif atau kanal resmi perusahaan.
Berita Terkait
FIFGROUP Salurkan 502 Hewan Kurban Senilai Rp2 Miliar
FIFGROUP menyalurkan 502 hewan kurban (4 sapi, 498 kambing) senilai Rp2 miliar pada Iduladha 1447 H, dibagik...
Teknologi BYD DM Bisa Irit 65 Km/L, Begini Rahasianya
BYD klaim teknologi DM Dual Mode mampu efisiensi sampai 65 km/l lewat mesin 1.5L Atkinson, VCU dual MCU, dan...
Mitsubishi Destinator: Kabin Lapang dan Banyak Ruang Penyimpanan
Mitsubishi Destinator hadir dengan kabin lapang dan solusi penyimpanan cerdas, memudahkan perjalanan keluarg...
Aldi Satya Mahendra Siap Taklukkan Aragon di World Supersport
Aldi Satya Mahendra siap tampil di World Supersport Aragon (29-31 Mei 2026), mengandalkan pengalaman di Span...
MAXi Tour Boemi Nusantara Etape 5: Yogyakarta–Pacitan–Solo
MAXi Tour Boemi Nusantara etape 5 (23–25 Mei 2026) menempuh rute Yogyakarta–Pacitan–Wonogiri–Solo sejauh 155...
Winerversary: Honda Win Riders Jakarta Rayakan 20 Tahun
Honda Win Riders Jakarta merayakan 20 tahun "Winerversary" di PFN Heritage, dihadiri 500 peserta dan didukun...