Otomotif

SHEP MDTC Wahana Bekali 300 Siswa SMK Pengalaman Industri

Bagikan:
Siswa SMK mengikuti kunjungan industri dan praktik di MDTC Jatake

Jakarta, 22 Juli 2026 — Program Satu Hati Edukasi Program (SHEP) di Main Dealer Training Center MDTC Jatake, Kota Tangerang, membekali lebih dari 300 siswa SMK dengan pengalaman langsung standar industri otomotif. Kegiatan ini digelar sepanjang Januari hingga Juni 2026 sebagai upaya memperkuat hubungan dunia sekolah dan industri serta menyiapkan lulusan yang siap kerja.

Program dan tujuan

Program SHEP yang diselenggarakan PT Wahana Makmur Sejati menargetkan peningkatan kompetensi vokasi di bidang otomotif. Tujuan utamanya adalah memberikan gambaran nyata mengenai teknologi sepeda motor modern dan kebutuhan kompetensi di bengkel resmi.

Peserta dan periode kunjungan

Lebih dari 300 siswa mengikuti rangkaian kunjungan industri dari berbagai SMK. Peserta datang bergantian selama periode enam bulan, Januari hingga Juni 2026.

  • SMK Sasmita Jaya 2
  • SMK PGRI 38 Jakarta
  • SMK Al-Falah
  • SMK Negeri 7 Kabupaten Tangerang
  • SMK Negeri 1 Seputih Surabaya, Lampung Tengah

Materi dan kegiatan pembelajaran

Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi Teknologi New Model Honda yang membahas inovasi dan fitur keselamatan. Berikutnya siswa menerima edukasi Safety Riding dengan kampanye Cari_Aman untuk menanamkan perilaku berkendara yang bertanggung jawab.

Selain itu, peserta mendapat sesi edukasi kesehatan dan kebersihan lingkungan terkait penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang disampaikan tim Rumah Sehat Wahana.

Selama kunjungan industri, peserta memperoleh materi untuk memberikan gambaran mengenai standar industri otomotif serta perkembangan teknologi sepeda motor Honda.

Visitasi laboratorium dan fasilitas praktik

Rangkaian ditutup dengan kunjungan ke Laboratorium Praktik Technical di MDTC Jatake. Siswa melihat langsung fasilitas pelatihan, peralatan praktik berstandar industri, dan proses pembelajaran teknisi Honda. Pengalaman praktik ini dimaksudkan untuk memperkaya keterampilan teknis siswa sesuai kebutuhan dunia kerja.

Implikasi dan ke depan

Kolaborasi antara dunia usaha dan dunia pendidikan melalui SHEP meningkatkan kesiapan lulusan SMK menghadapi pasar kerja otomotif. Ke depan, inisiatif serupa diharapkan lebih sering dilakukan untuk menjembatani kesenjangan keterampilan dan kebutuhan industri.

Fikri Hidayat
Penulis
Fikri Hidayat

Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.

Berita Terkait