Bupati Asahan Buka LK II HMI Nasional di Kisaran
KISARAN, Asahan — Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, membuka Intermediate Training Latihan Kader II (LK II) Tingkat Nasional HMI Cabang Kisaran-Asahan pada Senin, 28 September 2026. Acara digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan dan diikuti kader dari berbagai daerah serta sejumlah tokoh daerah.
Tujuan dan fokus pelatihan
Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas kader HMI. Pelatihan bertujuan memperluas wawasan intelektual, memperkuat kepemimpinan, serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis terkait persoalan sosial dan pembangunan.
Peserta dan tamu undangan
Selain Bupati Asahan, hadir dalam pembukaan Kepala Daerah dan pejabat setempat, antara lain Bupati Batu Bara, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Kapolres Asahan, perwakilan OPD, serta Ketua Umum Badko HMI Sumatera Utara. Kehadiran mereka memperlihatkan dukungan institusional terhadap program kaderisasi organisasi tersebut.
Pesan pimpinan daerah
Bupati Asahan menekankan bahwa LK II bukan sekadar agenda formal organisasi. Menurutnya, pelatihan ini merupakan wadah strategis untuk memperdalam wawasan, memperkuat kapasitas kepemimpinan, dan menumbuhkan semangat pengabdian kepada umat dan bangsa.
Bupati juga berharap kader HMI dapat menjadi bagian dari solusi atas beragam persoalan masyarakat. Ia mendorong agar peserta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.
Sambutan dan ajakan dari tamu
Wakil Wali Kota Tanjungbalai mengingatkan peserta agar memanfaatkan kesempatan untuk memperkaya pengetahuan serta membangun jejaring antarkader. Ia menegaskan pentingnya peran intelektual dan solidaritas dalam menghadapi tantangan sosial.
"Jadikan LK II ini sebagai ruang untuk bertukar pikiran, memperkaya wawasan, dan memperkuat persaudaraan. Kader HMI harus mampu memberikan gagasan dan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat,"
Sementara itu, Bupati Batubara menyampaikan rasa bangga atas perjalanan historis HMI. Ia menilai organisasi itu telah banyak melahirkan kader bangsa yang berkapasitas intelektual, kepemimpinan, dan semangat pengabdian.
Implikasi dan tindak lanjut
Pelaksanaan LK II di Kisaran berpotensi memperkuat jaringan kader HMI di Sumatera Utara. Jika materi dan jejaring dimanfaatkan, peserta diharapkan kembali ke daerah masing-masing dengan gagasan konkret yang mendukung program pembangunan lokal.
Ke depan, keberlanjutan kaderisasi seperti ini akan menentukan kontribusi organisasi mahasiswa dalam proses kebijakan publik dan pembangunan masyarakat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polres Binjai Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Personel Pelayanan
Kapolres Binjai membuka Pelatihan Bahasa Isyarat pada 29 September 2026 untuk tingkatkan layanan publik inkl...
HM Husni Sosialisasikan Pentingnya UUD 1945 di Medan
Kapoksi MPR HM Husni mensosialisasikan UUD 1945 sebagai landasan konstitusi pada sosialisasi Empat Pilar di...
Terdakwa Suap Proyek Internet Diskominfo Tebingtinggi Dituntut 2 Tahun
Dua terdakwa kasus suap proyek internet Diskominfo Tebingtinggi senilai Rp25 juta dituntut; Nur Erdian dua t...
Ketua DPRK Apresiasi Penangkapan Pelaku Pencurian Meteran Air di Banda Aceh
Ketua DPRK Banda Aceh memuji Polresta atas penangkapan dua tersangka pencurian meteran air yang dilaporkan p...
Polres Simalungun Gelar Doa dan Santunan Hari Kesatuan Bhayangkari
Polres Simalungun menggelar doa bersama dan santunan anak yatim memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari...
Pemkab Simalungun Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Haranggaol
Pemkab Simalungun menyalurkan sembako dan membersihkan lokasi pasca-banjir di Haranggaol setelah Sungai Sibo...