BTS Arirang: Tiga Konser di Jakarta Diprediksi Dongkrak Ekonomi 2026
Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memperkirakan konser BTS pada rangkaian Arirang world tour akhir 2026 akan mendorong pertumbuhan ekonomi kota. Tiga pertunjukan yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno pada 26, 27, dan 29 Desember 2026 diprediksi meningkatkan aktivitas sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, dan usaha kecil.
Dampak ekonomi langsung dan tidak langsung
Menurut Pramono, acara musik skala besar seperti konser BTS menciptakan multiplier effect. Aktivitas ekonomi tidak hanya dinikmati penyelenggara, tetapi juga pelaku usaha pendukung.
"The contribution to Jakarta’s economy will certainly be significant,"
Selain penciptaan lapangan usaha jangka pendek, permintaan akomodasi dan layanan transportasi selama musim libur akhir tahun diperkirakan meningkat tajam. Industri restoran, pusat perbelanjaan, dan pedagang kecil turut mendapatkan manfaat.
Penambahan jadwal karena permintaan tinggi
Promotor IME Indonesia dan BigHit Entertainment menambah satu tanggal konser di Jakarta menyusul tingginya minat penggemar. Awalnya hanya dua konser, kini menjadi tiga.
"Due to overwhelming demand, a third BTS World Tour Arirang show in Jakarta has been added,"
Penambahan ini mencerminkan antusiasme ARMY di Indonesia dan wilayah Asia Tenggara. Sebelumnya, tambahan konser serupa juga dilakukan di Bulacan, Filipina.
Skala tur dan rekam jejak BTS
BTS adalah salah satu grup K-pop tersukses secara global. Tur mereka dikenal mampu menghasilkan ratusan juta dolar dari penjualan tiket dan belanja pariwisata. Dengan penyesuaian jadwal terbaru, Arirang akan menjadi tur tunggal terbesar yang pernah dilakukan oleh artis K-pop, berjumlah total 88 konser di 23 kota dan wilayah.
Sebelum tur internasional, BTS menyelenggarakan dua konser di Busan pada 12 dan 13 Juni, yang menarik sekitar 110.000 penonton. Setelah rangkaian Jakarta, tur akan berlanjut ke beberapa kawasan termasuk Eropa, di mana tiket telah ludes terjual.
Prospek jangka pendek dan citra global
Para pengamat industri memperkirakan konser akan menarik puluhan ribu pengunjung domestik dan mancanegara, mendorong tingkat hunian hotel dan konsumsi selama liburan akhir tahun. Selain dampak ekonomi, profil global BTS juga semakin menguat setelah mereka dipilih tampil di halftime show final Piala Dunia FIFA 2026.
Tur Arirang mendukung album terbaru BTS yang berjudul sama, dengan singel utama "Swim" sebagai fokus promosi internasional. Bagi Jakarta, rangkaian konser ini berpotensi menjadi salah satu momen ekonomi dan budaya terbesar akhir 2026.
Berita Terkait
Kunjungan Malaysia & Singapura Naik, Perdagangan Batam Tumbuh
Lonjakan wisatawan Malaysia dan Singapura mengangkat perdagangan dan UMKM Batam berkat nilai tukar yang meng...
Semesta Berpesta Bogor 2026: Musik, Olahraga, dan UMKM di Pakansari
Pakansari Stadium jadi tuan rumah Semesta Berpesta Bogor 2026 pada Minggu, menampilkan musik, olahraga, dan...
Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit untuk Hari Lingkungan Hidup
Pemprov DKI memadamkan lampu se‑Jakarta Sabtu 20.30–21.30 untuk peringati World Environment Day dan kurangi...
Putri Bajrakitiyabha Mahidol Tutup Usia di Bangkok, 47 Tahun
Putri Bajrakitiyabha Mahidol, pengacara dan aktivis reformasi peradilan, meninggal di Bangkok pada usia 47 s...
Tradisi 1 Muharram di Pulau Jawa: Dari Mubeng Beteng hingga Grebeg
Beragam tradisi 1 Muharram di Pulau Jawa merefleksikan akulturasi Islam dan budaya lokal, dari Mubeng Beteng...
Mengenal Ruwatan Bulan Suro: Makna dan Siapa Perlu Diruwat
Ruwatan Akbar di TMII, 28 Juni 2026, menampilkan kirab, wayang, dan siraman. Artikel menjelaskan asal, makna...