Bahaya Konsumsi Suplemen Sekaligus: Risiko Overdosis dan Interaksi
Influencer TikTok Reizuka Ari viral setelah mengunggah video yang memperlihatkan dirinya menenggak belasan pil suplemen sekaligus. Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Putu Arya Nugraha, memperingatkan konsumsi banyak suplemen sekaligus bisa memicu overdosis, interaksi obat, dan beban berlebih pada organ tubuh pada Kamis, 28 Mei 2026.
Risiko kesehatan: overdosis dan interaksi
Dr. Arya menjelaskan, beberapa vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A dan E dapat tersimpan di lemak dan hati. Akumulasi berlebihan berisiko menimbulkan keracunan. Selain itu, interaksi antar suplemen dapat mengganggu penyerapan gizi penting.
"Kemudian interaksi antarobat dan beban organ misal overdosis beberapa vitamin yang larut lemak, misalnya AD, EK, disimpan di lemak dan hati. Kalau kebanyakan ya bisa bikin keracunan,"
Ia mencontohkan, suplemen zat besi dan kalsium justru saling mengganggu penyerapan di usus. Jumlah zat kimia yang terus bertambah akan membebani proses pembuangan di ginjal dan hati, sehingga timbul efek samping seperti mual atau keracunan.
"Semakin banyak zat kimia yang dikonsumsi itu akan mengganggu bagaimana ginjal dan hati dalam mengeluarkan zat limbahnya. Efek samping mual juga bisa terjadi, dan tentu saja anggapan lebih banyak suplemen maka lebih sehat, itu adalah mitos ya,"
Apa aturan aman konsumsi suplemen?
Dr. Arya menekankan suplemen harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan sebaiknya berdasarkan pemeriksaan jika memungkinkan. Tidak semua kondisi perlu ditangani dengan pil; misalnya defisiensi vitamin D dapat diatasi dengan berjemur di pagi hari.
"Bagaimana aturan yang tepat minum suplemen vitamin, harus sesuai dengan kebutuhan, bahkan kalau sangat ideal itu cek dulu. Misalnya kita kekurangan vitamin D, kalau kurang banget sih bisa minum suplemen, tapi kalau kurang dikit-dikit kan cukup berjemu di sinar matahari,"
Ia menjelaskan suplemen dapat berguna untuk pemulihan pasca sakit atau kondisi kekurangan yang terdiagnosis, namun tidak untuk dipakai sembarangan setiap hari tanpa indikasi medis.
Reaksi publik dan isi video viral
Dalam video yang menimbulkan pro dan kontra, Reizuka Ari menunjukkan segenggam pil dan mengatakan ia minum belasan pil setiap hari untuk menjaga kebugaran dan penampilan.
'Fun fact aku bisa minum suplemen langsung segini,'
'Ini aku lakuin sekali sehari, setiap hari sampai kapanpun, kalau aku pengen sehat dan cerah lama maka terus-terusan setiap hari. Ini cara aku menjaga kesehatan tubuh tetap bugar, sehat, anti-aging dan baby face,'
Konten ini menuai kritik karena dianggap mendorong kebiasaan berisiko tanpa konsultasi medis.
Kesimpulan
Pendek kata, konsumsi suplemen berlebihan bukan jaminan sehat dan dapat menimbulkan efek sebaliknya. Untuk aman, konsultasikan kebutuhan suplemen dengan tenaga medis dan prioritaskan pola hidup sehat sebagai pencegahan utama.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wardah Hadirkan Skin Longevity Clinic dengan Analisis Kulit Berbasis AI
Wardah membuka Skin Longevity Clinic di Ashta Jakarta (29 Sep–6 Okt 2026) menggabungkan edukasi, konsultasi...
Puskesmas Cibarusah Gencarkan Cek Kesehatan Anak Sekolah
Puskesmas Cibarusah intensifkan CKAS untuk SD, SMP, dan SMA/SMK sejak awal tahun ajaran guna deteksi dini da...
Hari Vegetarian: Jamur Sebagai Alternatif Daging Potensial
Pada Hari Vegetarian, jamur disorot sebagai alternatif daging karena tekstur dan rasa umami, namun masih ada...
Hari Kopi Internasional: Dampak Kopi pada Kesehatan Jantung
Konsumsi kopi berdampak pada jantung tergantung jumlah, jenis, dan penyajian; perhatian meningkat saat Hari...
Cara Terapkan Pola Makan Seimbang di Tengah Kesibukan
Kemenkes menganjurkan praktik pola makan seimbang dengan prinsip Isi Piringku: setengah piring sayur dan bua...
BPOM Pastikan Stok Antiviral Influenza A (H1N1) Cukup
BPOM menyatakan stok antiviral untuk influenza A (H1N1) mencukupi meski kasus meningkat; Kemenkes catat 1.52...