Arsenal Juara Liga Inggris 2025/26, Akhiri Puasa 22 Tahun
Arsenal dinobatkan sebagai juara Premier League 2025/26 setelah Manchester City bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth pada Rabu, 20 Mei 2026, sehingga gelar dipastikan dengan satu pertandingan tersisa. Kepastian datang setelah Arsenal sebelumnya menang 1-0 atas Burnley, memastikan trofi tetap di tangan The Gunners.
Penentuan gelar
Keputusan gelar berlangsung di Vitality Stadium ketika City hanya mampu meraih hasil imbang. Hasil itu membuat selisih poin tidak lagi mungkin dikejar, sehingga Arsenal mengunci juara meski masih menyisakan satu laga.
Performa tim musim ini
Arsenal menyelesaikan musim dengan catatan kuat: 25 kemenangan, tujuh seri, dan lima kekalahan dari 37 pertandingan. Pertahanan menjadi kunci, dengan kiper David Raya meraih Sarung Tangan Emas untuk musim ketiga beruntun berkat 19 clean sheet.
Musim berjalan konsisten sejak awal. Arsenal membuka kampanye dengan kemenangan 1-0 atas Manchester United, lalu memenangi sembilan dari sepuluh pertandingan pertama untuk naik ke puncak klasemen pada awal Oktober.
Perjalanan dalam liga dan momen krusial
Tim memimpin klasemen selama 200 hari sebelum sempat digeser oleh City. Namun Arsenal merespons dengan empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan untuk merebut kembali posisi teratas. Pola konsistensi ini akhirnya membawa mereka ke puncak pada akhir musim.
Rekor dan konteks sejarah
Ini menjadi gelar liga ke-14 bagi Arsenal, menempatkan klub di bawah Manchester United dan Liverpool dalam peringkat juara sepanjang masa. Pelatih Mikel Arteta tercatat sebagai bos pertama sejak era Arsene Wenger yang berhasil mengakhiri puasa gelar liga selama 22 tahun untuk klub.
Catatan pribadi Mikel Arteta
Arteta, yang menjadi manajer Arsenal sejak Desember 2019, adalah mantan kapten klub pertama yang memenangkan liga sebagai pelatih. Pada usia 44 tahun 54 hari, ia menjadi manajer termuda Arsenal yang meraih gelar liga, melampaui rekor George Graham.
Saat ini rasio kemenangan Arteta mencapai sekitar 60,4 persen dari 351 pertandingan, angka yang memperkuat posisinya sebagai sosok sentral di klub.
Prospek ke depan
Selain merayakan gelar domestik, Arsenal kini menatap final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di Budapest pada 30 Mei. Kemenangan di kompetisi Eropa akan menambah potensi trofi musim ini dan mengukuhkan dominasinya.
Dengan trofi liga kembali ke Emirates, Arsenal menutup satu bab panjang dan membuka peluang menambah prestasi dalam beberapa pekan mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Raka AGB Sapu Dua Gelar di DETEC K3N7O3N9 Open
Raka AGB meraih dua gelar di DETEC K3N7O3N9 Open (4 Juli 2026) di Sukoharjo; Khansa Rahma Zahira juara tungg...
Kanada vs Maroko Imbang 0-0 di Babak Pertama, Laga Ketat di Houston
Kanada dan Maroko imbang 0-0 hingga babak pertama babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Houston setelah beberap...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Waspada Kejutan La Albirroja
Paraguay menghadapi Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Philadelphia; Les Bleus diunggulkan, namun...
Mesir Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Adu Penalti
Mesir melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Australia 4-2 lewat adu penalti, menyusu...
Keamanan Diperketat Jelang Meksiko vs Inggris di 16 Besar
Meksiko memperketat keamanan dan membatasi akses suporter di sejumlah titik jelang laga 16 besar kontra Ingg...
Messi Pimpin Top Skor Piala Dunia dengan 7 Gol
Lionel Messi memimpin top skor Piala Dunia dengan 7 gol, diikuti Mbappé (6), Haaland dan Kane (5); persainga...