Lokal

Politisi PKS Soroti Antrean Panjang BBM Bersubsidi dan Stok Solar Habis

Bagikan:
Antrean kendaraan di SPBU untuk mengisi BBM bersubsidi dan Solar yang stoknya menipis

Politisi PKS Zulham Efendi mengingatkan pemerintah soal antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU untuk mendapatkan BBM bersubsidi, terutama Solar. Pernyataan itu disampaikan Zulham pada Kamis (11/6) setelah memantau kondisi di lapangan. Ia menilai kenaikan harga BBM nonsubsidi mendorong masyarakat beralih ke BBM subsidi sehingga stok sering menipis dan antrean semakin panjang.

Antrean dan kelangkaan Solar

Zulham menyebut rata-rata stok Solar di SPBU kerap habis atau terbatas, sehingga konsumen harus antre cukup lama. Kondisi ini menurutnya telah muncul dalam beberapa hari terakhir di berbagai lokasi. Ia mengkhawatirkan jika situasi tersebut tidak segera ditangani, akan menjadi masalah yang lebih luas.

"Sekarang ini saya lihat sudah mulai banyak yang antre untuk mengisi BBM bersubsidi, terkhusus Solar. Rata-rata stok Solar di SPBU sering habis, dan kalaupun ada, antreannya cukup panjang," ujar Zulham.

Dampak terhadap aktivitas ekonomi

Zulham menegaskan bahwa Pertalite dan Solar adalah kebutuhan penting bagi usaha dan transportasi yang menopang pergerakan ekonomi. Jika distribusi terganggu, sektor usaha dan layanan publik bisa mengalami hambatan. Karena itu, ia meminta langkah cepat agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu.

Permintaan pengawasan dan penyaluran tepat sasaran

Selain menjamin ketersediaan stok, Zulham meminta pengawasan ketat terhadap penggunaan BBM bersubsidi agar tidak disalahgunakan. Ia menilai pengendalian distribusi yang efektif dapat menjaga stok dan memastikan subsidi dinikmati pihak yang berhak.

"Kita mendorong agar penggunaan BBM bersubsidi, khususnya Solar, dikontrol dengan ketat. Pastikan yang menikmati subsidi benar-benar masyarakat dan sektor yang berhak," ujarnya.

Rekomendasi langkah konkret

Zulham berharap pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan pelayanan SPBU kembali normal.

  • Memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi.
  • Memastikan ketersediaan stok di SPBU prioritas.
  • Mengidentifikasi dan mencegah potensi penyalahgunaan subsidi.
  • Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk antisipasi gangguan pasokan.

Dengan pengendalian yang lebih ketat dan langkah koordinatif, Zulham percaya antrean panjang dan kelangkaan BBM bersubsidi dapat diminimalisir sehingga kegiatan ekonomi masyarakat tidak terganggu.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait