Infantino: Kehadiran Iran Perkuat Persatuan di Piala Dunia 2026
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan kegembiraan atas kepastian partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026. Pernyataan itu disampaikan pada 11 Juni 2026 setelah Iran memastikan tampil meski kondisi geopolitik masih kompleks. Infantino mengatakan kehadiran Iran memperkuat nilai persatuan dan kesempatan sama bagi semua peserta.
Upaya FIFA dan latar waktu
Infantino menjelaskan bahwa pihaknya aktif meyakinkan Iran sejak laga persahabatan di Antalya, Turki, pada Maret 2025. Menurut dia, langkah tersebut bagian dari komitmen FIFA untuk memastikan semua tim memperoleh hak berkompetisi tanpa pengecualian.
"FIFA menegaskan bahwa negara peserta harus mendapatkan kesempatan yang sama diPiala Dunia tanpa pengecualian. FIFA juga berharap seluruh pertandingan berjalan dalam suasana aman, damai, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas sepak bola dunia."
Kekhawatiran politik dan syarat Iran
Iran sempat mengancam menarik diri apabila terjadi provokasi politik di stadion—baik melalui nyanyian maupun slogan yang dianggap menyerang Tim Melli. Pemerintah Iran menegaskan tidak akan mentolerir simbol atau seruan yang melecehkan tim nasional mereka.
"Kami telah memberi tahu FIFA agar tidak ada bendera atau slogan yang menyerang tim nasional kami. Jika mereka meneriaki kami, manajer tim tentu akan bertanggung jawab untuk menghentikan pertandingan."
Jadwal Grup G Timnas Iran
Iran berada di Grup G dan membuka laga melawan Selandia Baru di Los Angeles. Berikut dua pertandingan awal Tim Melli di fase grup:
| Lawatan | Tanggal | Kota |
|---|---|---|
| Selandia Baru | 15 Juni 2026 | Los Angeles |
| Belgia | 21 Juni 2026 | Los Angeles |
Dampak dan prospek ke depan
Infantino menekankan bahwa sepak bola harus menjadi ruang yang mempersatukan negara tanpa memandang perbedaan politik. FIFA juga menegaskan kesiapan untuk bekerja sama dengan federasi terkait agar pertandingan berlangsung aman dan sportif.
Piala Dunia 2026 dimulai pada 12 Juni 2026. Dengan konfirmasi keikutsertaan Iran, perhatian kini bergeser pada penerapan aturan anti-provokasi di stadion dan kesiapan panitia untuk menjaga keamanan selama turnamen.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...