Antrean BBM Makassar Melandai, Pertamina Perkuat Pasokan
Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar mulai berkurang setelah Pertamina Patra Niaga bersama Pemprov Sulawesi Selatan memperkuat pasokan dan layanan BBM pada pertengahan September 2026. Langkah itu diterapkan untuk menekan antrean panjang yang sempat mengganggu mobilitas warga.
Antrean mulai berkurang
Sejak akhir pekan lalu, antrean di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Makassar terlihat berangsur menipis. Upaya pengaturan lalu lintas dan distribusi BBM diberlakukan untuk memastikan kebutuhan harian masyarakat tetap terpenuhi.
"Antrean di sejumlah SPBU di Makassar saat ini secara bertahap mulai melandai. Kami terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat pasokan dan pelayanan," ujar Kitty Andhora, Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga.
Langkah operasional dan distribusi
Pertamina Patra Niaga meningkatkan frekuensi dan jam operasional distribusi. Beberapa langkah teknis yang diterapkan antara lain:
- Pemberlakuan sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM di titik-titik tertentu guna mengatur antrean.
- Pengoperasian mobil tangki selama 24 jam untuk memastikan suplai ke SPBU.
- Pengoperasian 25 SPBU di Makassar selama 24 jam untuk memperluas akses layanan.
- Penambahan nozzle untuk BBM subsidi dan penambahan operator di SPBU yang ramai.
- Penambahan titik distribusi melalui pengoperasian 3 unit SPBU Modular untuk mendukung pemenuhan kebutuhan lokal.
Di sisi lapangan, perusahaan juga memantau kondisi secara berkala dan menyesuaikan langkah operasional bila diperlukan.
"Berbagai langkah ini kami lakukan untuk memastikan pasokan dan pelayanan terus berjalan secara optimal," kata Kitty.
Dukungan pemerintah dan prospek layanan
Pertamina Patra Niaga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan kepatuhan masyarakat mengikuti arahan petugas. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk menjaga kelancaran distribusi dan mengurangi potensi antrean kembali.
Sebelumnya, antrean panjang telah menghiasi jalanan Makassar, khususnya untuk BBM jenis Solar, yang memaksa truk dan bus menunggu berjam-jam. Dengan langkah operasional yang diperkuat, diharapkan ketersediaan BBM lebih stabil sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas warga tidak terganggu lagi.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus memantau dinamika kebutuhan dan melakukan penyesuaian sehingga distribusi tetap responsif terhadap kondisi lapangan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...