Nasional

Mentan Amran Ingatkan Mahasiswa UMRI Jauhi Korupsi dan Bangun Integritas

Bagikan:
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberi kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Riau

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengingatkan 3.738 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) untuk menjauhi korupsi dan membangun integritas sejak bangku kuliah. Pesan itu disampaikan saat kuliah umum dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru dan Masa Ta’aruf (PKKMB & MASTA) di Pekanbaru, Kamis, 17 September 2026. Tema kegiatan mengangkat kewirausahaan dan agribisnis sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pesan integritas di awal perkuliahan

Amran menegaskan bahwa kejujuran harus menjadi fondasi sebelum mengejar prestasi akademik atau ekonomi. Ia memperingatkan agar mahasiswa tidak pernah mengambil hak orang lain, terutama dalam bentuk korupsi.

Jangan pernah mengambil haknya orang. Apalagi korupsi.

Ia menambahkan bahwa tindakan curang akan merusak karakter mahasiswa di masa depan.

Jangan, karena itu akan merusak Anda nanti ke depan. Karakter Anda rusak ke depan.

Amran lalu mengajak mahasiswa membiasakan nilai kerja keras, disiplin, tanggung jawab, serta keberanian memulai hal baru.

Kewirausahaan dan pertanian sebagai ruang peluang

Dalam kuliahnya, Amran melihat sektor pertanian bukan sekadar produksi pangan. Menurutnya, pertanian membuka peluang di bidang perdagangan, teknologi, dan pengembangan produk bernilai tambah. Ia mendorong mahasiswa melihat pertanian sebagai lahan kewirausahaan.

Tidak ada orang besar mimpi kecil, make big dream, kemudian bertindak, take action. Anda bertindak, Anda memulai, jangan ragu-ragu.

Amran mencontohkan mahasiswa yang telah memulai usaha sejak semester pertama sebagai teladan mental mandiri.

Mulai cari pengalaman dan penghasilan secara halal

Selain skill akademik, Amran mendorong mahasiswa mencari penghasilan sejak dini untuk melatih tanggung jawab dan etos kerja. Contoh yang disebutnya berkisar dari pekerjaan kasar hingga usaha sederhana, asalkan halal dan jujur.

Mulai belajar cari uang. Bukan nilai uangnya. Kalau perlu jadi tukang batu, kalau perlu berkebun, macam-macam. Jual bakso, jual apa saja. Yang penting halal.

Ia menegaskan pentingnya ketekunan dan kesabaran ketika menghadapi kegagalan.

Kemudian persisten, sabar menghadapi semua cobaan. Ujungnya adalah sukses.

Nilai-nilai praktis bagi mahasiswa baru

Amran merangkum sejumlah nilai yang harus dikembangkan mahasiswa sejak awal perkuliahan:

  • Menjaga integritas dan kejujuran
  • Berani memulai usaha dan bekerja keras
  • Menghormati orang tua dan dosen
  • Belajar secara mandiri dan mencari pengalaman lapangan

Menutup kuliah umum, Amran meminta mahasiswa memanfaatkan masa awal perkuliahan untuk membangun masa depan dengan mimpi besar, aksi nyata, dan integritas yang kuat. Pesan itu ditujukan agar generasi muda siap menghadapi tantangan ekonomi sekaligus menjaga nilai-nilai moral dalam proses mencapai sukses.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait