Ambulans Puskesmas Angkola Sangkunur Tapsel Terparkir Rusak
Sebuah unit ambulans milik Puskesmas Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, terlihat terparkir dalam kondisi rusak dan ban kempes. Kejadian ini menjadi sorotan karena mengancam kesiapan layanan darurat bagi warga yang membutuhkan rujukan ke RSUD Sipirok atau fasilitas lain. Sorotan disampaikan oleh Ketua Perkumpulan Waktu Indonesia (WIB) Tapanuli Selatan, Burhanuddin Hutasuhut, pada Rabu, 17 Juni.
Kondisi ambulans
Menurut pengamatan, ambulans jenis Mitsubishi Pajero itu diparkir di bahu jalan di area Puskesmas kecamatan setempat. Kondisi kendaraan disebut mengalami kerusakan dan terlihat ban kempes. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa unit tidak bisa beroperasi saat ada pasien dalam kondisi darurat.
Keluhan dan pertanyaan publik
Burhanuddin menyayangkan kondisi ambulans yang terabaikan. Ia menekankan ambulans adalah sarana penting untuk menyelamatkan nyawa ketika merujuk pasien keluar daerah atau ke rumah sakit rujukan.
"Sangat disayangkan, padahal mobil tersebut dibeli dari uang rakyat. Kita mempertanyakan apakah ada kendala efisiensi anggaran sehingga kondisi roda ambulans tersebut tampak belum diganti," ujar Burhanuddin di Padangsidimpuan.
Ia berharap pelayanan prima tetap terjaga agar kejadian fatal akibat kendala sarana prasarana tidak terjadi.
Desakan audit Dana BOK
Selain menyoroti kondisi ambulans, Burhanuddin mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyerapan Dana BOK tahun 2025-2026. Ia khususnya meminta evaluasi pada pos belanja pemeliharaan kendaraan dinas untuk memastikan dana digunakan sesuai kebutuhan operasional Puskesmas.
Tanggapan Puskesmas
Kepala Puskesmas Angkola Sangkunur, Ika Widya Astuti Harahap, dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp namun belum merespons hingga laporan ini disusun. Kondisi ambulans dan pertanyaan publik kini menunggu klarifikasi dan langkah perbaikan dari pihak terkait.
Insiden ini menyoroti pentingnya pemeliharaan rutin sarana kesehatan publik. Jika tidak segera ditangani, kondisi kendaraan darurat yang tidak layak pakai berpotensi mengganggu layanan kesehatan dasar dan keselamatan pasien.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRK Aceh Selatan Tahan Dukungan Usulan WPR Sampai Diverifikasi
DPRK Aceh Selatan menunda dukungan usulan WPR hingga Pemkab lakukan sosialisasi, persetujuan keuchik, dan ve...
Polwan Pematangsiantar Perketat Disiplin Jelang HUT ke-78
Polwan Polres Pematangsiantar gelar Gaktiblin pada 18 Agustus untuk tingkatkan disiplin dan profesionalisme...
Jenazah Anak 8 Tahun Ditemukan di Bawah Jembatan Sigagak
Jenazah Hidayah Sitanggang, anak 8 tahun yang hanyut di Bah Sosopan, ditemukan Rabu (19/8) di bawah jembatan...
UMSU Serahkan Smart Vineyard IoT dan Irigasi Surya di Deliserdang
UMSU serahkan Smart Vineyard berbasis IoT dan irigasi tetes tenaga surya kepada petani anggur di Deliserdang...
Polrestabes Medan Tangkap 3 Pelaku Jual Narkoba di Kafe
Polrestabes Medan menangkap tiga pelaku penjualan narkoba di kafe Jalan Darusalam, menyita dua bungkus vape...
FORMASSU-SMAM Mendesak Pemko Medan Segera Bantu Korban Puting Beliung
FORMASSU dan SMAM mendesak Pemko Medan segera melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan darurat serta prog...