Aceh Besar Serahkan 40 Unit Alsintan untuk Ketahanan Pangan
Aceh Besar — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyalurkan 40 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) pada Jumat, 12 Juni, di Gudang Pertanian Lambaro Samahani, Kecamatan Kuta Malaka. Bantuan dari Kementerian Pertanian RI Tahun 2026 itu diserahkan kepada sejumlah kelompok tani untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian daerah.
Penyerahan bantuan dan rincian
Penyerahan berlangsung dihadiri jajaran Dinas Pertanian Aceh Besar, perwakilan kelompok tani, dan tokoh petani setempat. Kepala daerah diwakili Asisten II Sekdakab Aceh Besar Bidang Perekonomian dan Pembangunan, M. Ali, SSos., M.Si.
Pemkab menyerahkan total 40 unit alsintan, yang rinciannya meliputi:
- Pompa air kapasitas 3 inci, 4 inci, dan 6 inci
- Traktor roda dua rotary (quick amberjack)
Tujuan dan manfaat program
M. Ali menegaskan bahwa bantuan ini bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi dan ketersediaan pangan daerah. Modernisasi lewat penyediaan alsintan diharapkan menjawab tantangan irigasi dan efisiensi pengolahan lahan.
Penyerahan alsintan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendukung, mengawal, dan memfasilitasi kebutuhan petani agar produktivitas pertanian terus meningkat
Dengan peralatan yang memadai, proses budidaya diperkirakan berjalan lebih cepat dan efektif sehingga hasil panen menjadi lebih optimal.
Aturan pemanfaatan dan pengawasan
Pemerintah daerah menegaskan bahwa seluruh bantuan adalah aset kelompok tani dan tidak boleh dikuasai perorangan atau dipindahtangankan. Pemanfaatannya harus memberikan manfaat seluas-luasnya bagi anggota kelompok.
Dinas Pertanian Aceh Besar akan melakukan monitoring dan evaluasi berkala untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berdampak nyata di lapangan.
Seperti diamanahkan oleh Bapak Bupati dan Pak Wakil Bupati, pergunakanlah alat pertanian ini secara adil dan rawatlah dengan baik. Bantuan ini merupakan aset bersama yang berharga
Dampak dan langkah ke depan
Plt. Kadis Pertanian Imam Munandar S.TP menyatakan penyaluran ini bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Pemerintah akan terus menghadirkan program dukungan sarana produksi agar Aceh Besar tetap berperan sebagai lumbung dan daerah penyangga pangan di provinsi.
Ke depan, selain distribusi alat, pemerintah daerah akan memperkuat pembinaan teknis dan perawatan alat agar alsintan dapat dimanfaatkan optimal dalam jangka panjang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
32 WNI Bermasalah Asal Sumut Dideportasi dari Malaysia
Sebanyak 32 WNI-B asal Sumut dideportasi dari Penang dan tiba di KNIA 20 Agustus; BP3MI Sumut memfasilitasi...
Lomba Pedagang Pasar Induk Lambaro Meriahkan HUT ke-81 RI
Diskopukmdag Aceh Besar menggelar lomba bagi pedagang Pasar Induk Lambaro pada 19 Agustus untuk memeriahkan...
Staf Ahli Wali Kota Binjai Tinjau Penumpukan Sampah di Berngam
Staf Ahli Wali Kota Binjai meninjau penumpukan sampah di Kelurahan Berngam dan minta warga tidak membuang sa...
Sumabee Honey Diluncurkan, 195 Warga Jantho Terlibat Budidaya Madu
Sumabee Honey diluncurkan; 195 warga dari delapan gampong Kota Jantho terlibat dalam budidaya lebah yang men...
BI Luncurkan KKI dan Perluas MDR QRIS 0 Persen untuk Perkuat Ekonomi Digital
BI meluncurkan KKI dan perluas MDR QRIS 0% untuk mendukung UMKM serta akselerasi digitalisasi sistem pembaya...
Wagub Aceh dan Wamendagri Tinjau Blang Padang, Bahas Status Lahan
Wagub Aceh dan Wamendagri meninjau Lapangan Blang Padang (8,9 ha) untuk membahas status lahan, wakaf histori...