Lolos 16 Besar, Adnan/Indah Ditantang Unggulan Pertama
Adnan Maulana dan Indah Sari memastikan tiket ke babak kedua Indonesia Open 2026 setelah mengalahkan wakil Prancis Julien Maio/Lea Palermo dalam laga tiga gim, 14-21, 21-19, 21-11, pada 2 Juni 2026 di Istora GBK, Jakarta. Kemenangan ini menjadi kemenangan pembuka tuan rumah di turnamen.
Detail pertandingan
Partai yang berlangsung selama 57 menit di Court 2 itu berjalan fluktuatif. Adnan/Indah kalah di gim pertama setelah sempat bersaing ketat sampai interval. Kesalahan sendiri dan serangan jarak jauh lawan membuat mereka tertinggal.
Memasuki gim kedua, tensi meningkat. Pasangan Indonesia sempat unggul 19-12 namun sempat terkejar hingga 20-19. Adnan/Indah kembali menunjukkan agresivitas menyerang dan merebut gim penentu.
Gim ketiga dimenangkan oleh pasangan Merah Putih secara dominan. Mereka menutup laga tanpa memberi ruang berkembang bagi Maio/Palermo dan memastikan kemenangan bagi Indonesia.
Kutipan pemain
"Alhamdulillah bisa menang melewati babak pertama. Dari segi permainan, di game pertama kami merasa kurang tenang, terlalu terburu-buru. Kami mencoba lagi di game kedua, dan game ketiganya lebih tenang lagi,"
- Adnan Maulana
"Kami terganggu dengan pergerakan lawan, di game kedua kami lebih mengantisipasi hal ini dan mencoba untuk lebih tenang. Kami mencoba mengecoh lawan dengan memberikan bola yang sulit mereka jangkau,"
- Indah Sari
"Waktu kalah di game pertama itu kami saling support dan saling mengingatkan,"
- Adnan Maulana
Babak kedua: tantangan berat menanti
Dengan lolos ke babak kedua, pasangan Indonesia akan menghadapi ujian lebih berat. Mereka dijadwalkan bertemu unggulan pertama, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dari Tiongkok — lawan yang belum pernah mereka jumpai sebelumnya.
"Kalau saya sendiri merasa lebih nothing to lose saja, tapi tetap keluarkan kemampuan kami aja. Kalau soal usaha, pasti kami berusaha,"
- Indah Sari
"Melawan Feng/Huang, kami harus lebih siap lagi. Kami mau fokus step by step dan tampil maksimal di setiap pertandingan,"
- Adnan Maulana
Catatan dan prospek
Kemenangan ini memberi modal penting berupa kepercayaan diri dan pengalaman mengatasi tekanan. Namun menghadapi pasangan unggulan pertama akan menuntut peningkatan taktik, ketenangan, dan minimnya kesalahan sendiri.
Jika Adnan/Indah mampu mempertahankan agresivitas yang terukur seperti di gim penentu, peluang mengejutkan masih terbuka. Pertandingan melawan Feng/Huang akan menjadi indikator kesiapan pasangan Pelatnas PBSI menghadapi fase ini.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Baker 5 Gol: Indonesia Diminta Tak Bergantung Jelang Lawan Thailand
Mitch Baker cetak lima gol kontra Bangladesh, tapi pengamat minta Timnas tak bergantung satu striker jelang...
Pelatih Bangladesh Akui Kualitas Pemain Indonesia Lebih Unggul
Pelatih Bangladesh Thomas Dooley mengakui superioritas Indonesia setelah kalah 9-2 pada laga Grup A FIFA ASE...
City dan Real Madrid Imbang 1-1 di Liga Champions Wanita
Manchester City dan Real Madrid bermain imbang 1-1 di Joie Stadium, 2 Oktober 2026; Caicedo dan Shaw menceta...
Timnas Indonesia Bidik Trofi Pertama usai Lolos Final ASEAN Cup
Herdman menyebut Timnas Indonesia berpeluang membuat sejarah setelah lolos final FIFA ASEAN Cup 2026 usai me...
Jerman Bungkam Serbia 2-0 di Allianz Arena
Jerman menang 2-0 atas Serbia di Allianz Arena (2 Okt 2026), menguasai 73% bola; Wirtz mencetak gol pada men...
Wales Bangkit Kalahkan Norwegia 2-1 di Cardiff
Wales bangkit dan menang 2-1 atas Norwegia di Cardiff, 2 Okt 2026, memanfaatkan kartu merah lawan dan tendan...