Hiburan

80% Masyarakat Pilih Lagu Lokal, Menbud: Musik Indonesia Kian Kuat

Bagikan:
Penonton konser musik Indonesia di Soehanna Hall Jakarta Selatan

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan musik Indonesia semakin digemari. Data Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menunjukkan sekitar 80 persen masyarakat kini lebih sering mendengarkan lagu-lagu karya anak bangsa. Pernyataan itu disampaikan saat konser "Sepanjang Jalan Kenangan: Sejuta Cerita Is Haryanto" di Soehanna Hall, Jakarta Selatan, Rabu, 5 Agustus 2026.

Data dan pernyataan menteri

Kemenbud mencatat peningkatan preferensi terhadap musik lokal dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di era digital. Fadli Zon menilai tren ini menunjukkan bahwa musik Indonesia mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

"80 persen orang Indonesia sekarang mendengarkan musik Indonesia lagu-lagu Indonesia. Musik kita sekarang ini memang semakin kaya terutama di era digital,"

Menurutnya, angka tersebut bukti bahwa audiens lokal memberi ruang besar bagi karya nasional untuk berkembang.

Kekayaan budaya sebagai kekuatan

Fadli Zon menilai kekuatan musik Indonesia lahir dari keberagaman budaya Nusantara. Ia menyebut sumber inspirasi tersebar dari Sabang hingga Pulau Rote, sehingga menciptakan warna musikal yang khas.

Keberagaman itu, kata dia, membedakan karya Indonesia dari musik luar negeri dan memberi identitas kuat pada komposisi lokal.

Peran karya Is Haryanto

Ia menyoroti karya-karya Is Haryanto sebagai contoh penggabungan unsur budaya daerah secara harmonis. Lagu-lagu itu dinyanyikan oleh penyanyi lintas generasi sehingga tetap hidup dan dikenal publik hingga kini.

Fadli Zon menambahkan bahwa musikalitas dan akulturasi budaya dalam karya Is Haryanto memperkuat daya tarik lagu-lagu tersebut di masyarakat.

Harapan bagi generasi muda dan industri

Pemerintah berharap semangat berkarya seperti Is Haryanto dapat menginspirasi generasi muda membuat musik yang berakar pada budaya Indonesia. Langkah ini diharapkan memperkuat ekosistem industri musik nasional.

Penguatan ekosistem juga penting untuk menjaga identitas budaya Indonesia di panggung global sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif bagi musisi dan pelaku industri.

Dengan tren pendengar yang meningkat terhadap lagu lokal, pelaku industri dan pemerintah diharapkan terus mendukung produksi, distribusi, dan pelestarian karya musik Indonesia agar dapat berdaya saing di kancah internasional.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait