Militer Norwegia Gelar 'Viking Row' dari Darat, Laut, dan Udara
Militer Norwegia melakukan aksi dukungan unik berupa 'Viking Row' dari darat, laut, dan udara menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026, yang terasa spesial setelah Norwegia menang 2-1 atas Brasil.
Aksi militer sebagai dukungan terpadu
Video resmi Angkatan Bersenjata Norwegia menampilkan personel darat, laut, dan udara duduk berbaris sambil melakukan gerakan mendayung bersama. Aksi itu direkam di berbagai lokasi, termasuk kokpit jet tempur, helikopter, kapal induk, pegunungan, dan lapangan latihan.
Beberapa personel bahkan melakukan gerakan 'ro' sambil duduk di ambang pesawat sebelum terjun. Angkatan Laut menuturkan dukungan mereka bagaikan 'mendayung melintasi Samudra Atlantik' untuk menyemangati tim nasional.
Lokasi dan variasi gerakan
Aksi 'Viking Row' bukan sekadar satu adegan. Personel militer menampilkan variasi gerakan di tempat berbeda untuk menunjukkan persatuan dukungan.
- Jet tempur dan kokpit menunjukkan barisan personel yang ikut menirukan gerakan mendayung.
- Helikopter dan ambang pesawat menampilkan personel yang melakukan 'ro' sebelum terjun.
- Kapal induk dan dek laut memperlihatkan anggota angkatan laut yang turut berdendang dan mendayung secara serentak.
Asal-usul dan makna selebrasi
Selebrasi 'Dayung Viking' menjadi ciri khas perjalanan Norwegia di Piala Dunia 2026. Tradisi ini terinspirasi dari warisan kapal Viking yang dahulu berlayar di fjord Norwegia.
Para pemain dan suporter biasa melakukan gerakan mendayung bersama usai kemenangan. Kapten Martin Odegaard kerap memimpin dengan menabuh drum, sementara suporter menyahut seruan 'ro' yang berarti 'dayung' dalam bahasa Norwegia.
Kemenangan atas Brasil dan reaksi pemain
Pada laga babak 16 besar, Norwegia mengalahkan Brasil 2-1. Penyerang Erling Haaland mencetak dua gol dan mendapat kehormatan memimpin selebrasi 'Viking Row' setelah pertandingan.
'Saya bermimpi bermain di Piala Dunia bersama Norwegia. Tetapi saya tidak pernah menyangka kami bisa mengalahkan Brasil,' ujar Haaland.
Ribuan pendukung berbaju merah di stadion mengikuti ritme drum dan meneriakkan 'ro' bersama para pemain. Kemenangan ini pun dipandang sebagai salah satu kejutan terbesar turnamen.
Dampak dan prospek ke depan
Kemenangan 2-1 membawa Norwegia ke perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. Aksi militer yang viral menambah momentum emosional bagi tim dan suporter menjelang laga-laga selanjutnya.
Kombinasi tradisi budaya dan dukungan publik kini menjadi bagian dari narasi panjang Norwegia di Piala Dunia 2026, sekaligus memperkuat ikatan antara tim nasional dan masyarakat.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Persib Mulai Persiapan Musim 2026/27, Latihan Perdana 11 Juli
Persib Bandung memulai persiapan musim 2026/27; latihan perdana diprogram Sabtu, 11 Juli 2026. Semua pemain...
Liam Rosenior Jadi Manajer Paris FC hingga 2028
Paris FC menunjuk Liam Rosenior sebagai manajer hingga Juni 2028; ia mulai 9 Juli 2026 setelah pengalaman si...
Menpora Apresiasi Festival Grassroot U-10 U-12 Piala Presiden
Menpora Erick Thohir mengapresiasi Festival Grassroot U-10 dan U-12 Piala Presiden di JEC Soccer Field, Bant...
Bobrovsky Senang Direkrut Toronto Maple Leafs, Kontrak 3 Tahun
Sergei Bobrovsky resmi bergabung dengan Toronto Maple Leafs lewat kontrak tiga tahun dan berjanji membantu t...
De Ketelaere Tegaskan Identitas Baru Belgia di Piala Dunia 2026
Charles De Ketelaere mencetak dua gol yang membawa Belgia singkirkan AS dan melaju ke perempat final Piala D...
Maple Leafs Rekrut Sergei Bobrovsky, Kontrak 3 Tahun
Toronto Maple Leafs merekrut Sergei Bobrovsky dari Florida Panthers dengan kontrak tiga tahun; nilai kontrak...