Olahraga

Infantino Bawa Bendera Mesir Usai Laga Kontroversial Argentina-Mesir

Bagikan:
Gianni Infantino memegang bendera Mesir saat menyaksikan pertandingan di Vancouver

Presiden FIFA Gianni Infantino terlihat membawa bendera Mesir saat menyaksikan pertandingan Swiss melawan Kolombia di Vancouver, Selasa 8 Juli 2026 WIB, beberapa jam setelah laga kontroversial Argentina kontra Mesir di Atlanta.

Momen Infantino berfoto dengan suporter sambil memegang bendera negara tersebut viral di media sosial. Aksi itu memicu spekulasi karena terjadi tak lama setelah The Pharaohs tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis 2-3 dari La Albiceleste.

Momen viral di Vancouver

Infantino menyaksikan pertandingan Swiss versus Kolombia usai terbang dari Atlanta, tempat laga Argentina kontra Mesir berlangsung. Rekaman yang beredar menunjukkan pria 56 tahun itu mengangkat bendera Mesir dan berfoto bersama pendukung setempat.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Infantino tentang motif tindakannya. Namun sejumlah pihak menilai gestur tersebut kemungkinan bertujuan meredam kemarahan publik Mesir atas putusan pertandingan yang dianggap kontroversial.

Kritik keras terhadap kepemimpinan wasit

Sorotan terhadap FIFA makin kuat setelah pelatih Mesir, Hossam Hassan, melayangkan kritik tajam kepada wasit Prancis François Letexier. Menurut Hossam, beberapa keputusan penting pengadil itu merugikan timnya dan memengaruhi hasil akhir.

"Kami merasa dirugikan oleh sejumlah keputusan wasit, apa yang terjadi dalam pertandingan ini tidak adil,"

Pernyataan itu memperkuat perbincangan publik tentang fairness pertandingan dan penggunaan VAR dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Perdebatan lebih luas soal wasit dan VAR

Kontroversi Argentina-Mesir bukan satu-satunya insiden yang memicu debat. Berbagai keputusan pengadil dan penerapan VAR menjadi bahan kritik dari suporter, pengamat, dan media internasional.

Contoh lain yang disebut adalah pertandingan antara Paraguay dan Prancis, di mana wasit Uzbekistan Ilgiz Tantahov disebut membiarkan pelanggaran keras pemain Paraguay tanpa mengeluarkan kartu. Sebaliknya, wasit memberi kartu kuning kepada tiga pemain Prancis: Bradley Barcola, Manu Kone, dan Michael Olise, yang menambah bahan perdebatan soal konsistensi wasit.

Implikasi bagi FIFA

Foto Infantino dengan bendera Mesir menambah tekanan publik terhadap FIFA untuk memberikan klarifikasi dan memastikan prosedur wasit serta VAR transparan. Tanpa klarifikasi resmi, spekulasi dan kritik berpotensi berlanjut sepanjang turnamen.

Pada akhirnya, sorotan ini menempatkan fokus pada perlunya investigasi terhadap keputusan-keputusan kontroversial dan komunikasi resmi dari otoritas sepak bola dunia guna meredam ketegangan antarpendukung dan peserta turnamen.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait