Delegasi Korea Puji Inovasi Trenggalek, Buka Peluang Kerja Sama
Trenggalek — Delegasi dari Jeonbuk National University, Korea Selatan, memberikan apresiasi atas sejumlah inovasi yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam kunjungan pada Kamis (8/10/2026).
Kunjungan dan tujuan
Rombongan terdiri dari dua pengajar Jeonbuk National University dan satu agen kerja sama. Mereka datang untuk menjajaki peluang kolaborasi antarlembaga dengan Pemkab Trenggalek.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyatakan kunjungan ini membuka peluang kerja sama yang berdampak bagi masyarakat lokal.
"Mudah-mudahan kedatangan rombongan ini juga berdampak positif bagi Trenggalek. Dan kami dari pemerintah siap untuk kerja sama,"
Inovasi daerah yang dipaparkan
Pemkab memaparkan sejumlah terobosan yang telah dijalankan sebagai bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan ketahanan daerah.
- Penguatan peran BAZNAS melalui pengelolaan zakat dan infak dari ASN untuk mendukung program penanganan kemiskinan.
- Posko GERTAK sebagai instrumen koordinasi penanganan kemiskinan di tingkat lokal.
- Rumah Perempuan di kompleks Pendapa Manggala Praja Nugraha untuk memperkuat peran perempuan dan memberi dukungan bagi kelompok rentan.
- Inovasi ketahanan bencana, termasuk mesin penangkap uap air dari udara yang dikembangkan Dinas Pertanian dan Pangan sebagai alternatif menghadapi kekeringan.
- Alat peringatan bencana yang dikembangkan oleh staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek.
Wisata dan potensi alam
Selain melihat inovasi pemerintahan, rombongan juga mengunjungi destinasi wisata unggulan. Kunjungan mencakup Pantai Mutiara di Kecamatan Watulimo dan kawasan hutan mangrove.
Bupati Mochamad Nur Arifin menekankan bahwa potensi alam menjadi kekuatan Trenggalek yang terus dikembangkan lewat sentuhan inovasi pemerintah daerah.
Peluang kerja sama pengembangan SDM
Delegasi akademis juga membuka pembicaraan soal pengembangan sumber daya manusia. Prof. Kyungyon Moon menyatakan pihaknya akan memikirkan program pemberdayaan pemuda dan mahasiswa Trenggalek.
"Kami akan mencoba memikirkan program yang dapat memberdayakan pemuda dan mahasiswa di Trenggalek,"
Program yang direncanakan diharapkan memberi ruang bagi mahasiswa bermotivasi tinggi untuk berkontribusi pada kemajuan daerah.
Prospek dan tindak lanjut
Pertemuan ini membuka jalur dialog bagi kolaborasi penelitian, pertukaran pelatihan, dan pembangunan kapasitas. Pemkab menyatakan siap menindaklanjuti negara-negosiasi teknis untuk merealisasikan program bersama.
Langkah ini sekaligus memperluas jejaring internasional Trenggalek, baik dalam pengembangan potensi daerah maupun pemberdayaan generasi muda.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Pemkab Banyuwangi Gandeng BSI untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan
Pemkab Banyuwangi dan BSI tanda tangan kerja sama 7 Oktober 2026 untuk perkuat program kesehatan dan pendidi...
Eri Cahyadi: 13 Kepala PD Diganti karena Target Belum Tercapai
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi jelaskan 13 pergantian kepala perangkat daerah karena target output dan outco...
Ngawi: 20.000 Liter Air Bersih Disalurkan ke Dua Desa
Dua truk tangki menyalurkan 20.000 liter air ke Desa Suruh dan Kenongorejo, Ngawi, pada 3 Okt 2026 untuk men...
Dewanti: Investasi di Malang Raya Jangan Korbankan Lingkungan
Dewanti Rumpoko minta investasi Malang Raya selaras dengan tata ruang, perlindungan lingkungan, dan infrastr...
Komisi E DPRD Jatim Studi Banding ke Jateng Sempurnakan Raperda
Komisi E DPRD Jatim studi banding ke Jawa Tengah (3/10/2026) untuk menyempurnakan Raperda keolahragaan dan k...
Mahasiswa Kunjungi DPRD Jember, Uji Informasi dan Pelajari Fungsi Legislasi
Mahasiswa dari berbagai kampus mengunjungi DPRD Jember (2/10/2026) untuk memverifikasi informasi dan mempela...