Kandidat Top Skor Piala Dunia 2026, Mbappe Jadi Favorit
FIFA menilai setidaknya sepuluh pemain berpeluang meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026, dengan Kylian Mbappe sebagai kandidat terdepan. Turnamen yang digelar pada 2026 diprediksi menghasilkan lebih banyak gol karena format baru dan jumlah pertandingan meningkat.
Kandidat utama
Kylian Mbappe disebut unggulan utama berkat konsistensi mencetak gol baik di klub maupun timnas. Usia matang dan dukungan pemain depan Prancis memperkuat peluangnya.
Harry Kane juga masuk hitungan setelah tampil produktif di level klub dan tetap menjadi andalan Inggris. Erling Haaland diharapkan menjadi tumpuan Norwegia dengan rekor gol internasional yang mengesankan.
Beberapa nama lain yang disebutkan FIFA antara lain Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang masih diperhitungkan, Mikel Oyarzabal yang sedang tajam bersama Spanyol, serta talenta muda seperti Lamine Yamal.
Daftar singkat kandidat:
- Kylian Mbappe
- Harry Kane
- Erling Haaland
- Mikel Oyarzabal
- Lionel Messi
- Cristiano Ronaldo
- Lamine Yamal
- Ousmane Dembele
- Vinicius Junior
- Raphinha
Meraih Sepatu Emas Piala Dunia dua kali beruntun kini dalam jangkauan Mbappe. Peluangnya semakin besar dengan dukungan lini serang Prancis — FIFA
Peluang talenta muda
Nama-nama muda seperti Lamine Yamal mendapat sorotan karena perkembangan pesat dan kesempatan bermain di skenario besar. Jika dipercaya sebagai starter, talenta muda tersebut berpeluang menorehkan rekor sebagai peraih Sepatu Emas termuda.
Dampak format baru
Perubahan format Piala Dunia 2026 menambah jumlah pertandingan bagi setiap tim. Kondisi ini membuka peluang lebih besar bagi striker untuk menambah koleksi gol sepanjang turnamen.
Jumlah pertandingan yang lebih banyak membuat peluang mencetak gol semakin terbuka. Persaingan Sepatu Emas diprediksi berlangsung hingga laga terakhir — FIFA
Dengan lebih banyak laga, produktivitas menjadi faktor utama. Konsistensi bersama klub dan kepercayaan pelatih menuju turnamen menjadi penentu utama peluang kandidat.
Daftar Top Skor Piala Dunia
- 1930: Guillermo Stabile (8 gol)
- 1934: Oldrich Nejedly (5 gol)
- 1938: Leonidas (6 gol)
- 1950: Ademir de Menezes (7 gol)
- 1954: Sandor Kocsis (9 gol)
- 1958: Just Fontaine (11 gol)
- 1962: Florian Albert, Garrincha, Valentin Ivanov, Drazen Jerkovic, Leonel Sanchez, Vava (13 gol)
- 1966: Eusebio (4 gol)
- 1970: Gerd Muller (9 gol)
- 1974: Grzegorz Lato (10 gol)
- 1978: Mario Kempes (7 gol)
- 1982: Paolo Rossi (6 gol)
- 1986: Gary Lineker (6 gol)
- 1990: Toto Schillaci (6 gol)
- 1994: Oleg Salenko & Hristo Stoichkov (6 gol)
- 1998: Davor Suker (6 gol)
- 2002: Ronaldo (6 gol)
- 2006: Miroslav Klose (8 gol)
- 2010: Thomas Muller, Wesley Sneijder, David Villa (5 gol)
- 2014: James Rodriguez (5 gol)
- 2018: Harry Kane (6 gol)
- 2022: Kylian Mbappe (6 gol)
Peluang Sepatu Emas 2026 terbuka lebar dan bisa memberi nama baru atau mengukuhkan legenda. Konsistensi di klub, peran lini tengah, serta format kompetisi akan menentukan siapa yang akhirnya mengangkat trofi Sepatu Emas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Diouf Bawa Inter Menang Dramatis 2-1 atas Karlsruher
Andy Diouf mencetak dua gol di masa tambahan waktu untuk membawa Inter menang 2-1 atas Karlsruher, di BBBank...
Miss Belladona Juara Kelas E 1200m, Angel Manarisip Bawa Piala
Miss Belladona memenangi Kelas E 1200m IHR Kejurnas Seri I di Pangandaran, 26 Juli 2026; joki Angel Manarisi...
Fajar/Fikri Juara China Open 2026, Tekuk Kim/Seo 16-21,21-19,21-19
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juara China Open 2026 usai kalahkan Kim/Seo 16-21,21-19,21-19; kemenang...
MSC 2026: Hasil, Jadwal, dan Klasemen Lengkap Mobile Legends
MSC 2026 di Esports World Cup Paris memasuki fase grup; Team Vitality dan ONIC mencatat kemenangan, dan pere...
Koumas Cetak Gol Perdana Liverpool, Siap Saingi Skuad Iraola
Lewis Koumas mencetak gol pada kemenangan pramusim Liverpool 4-2 atas Sunderland di Nashville, 26 Juli 2026....
Sanksi KFA Tak Ganggu Aktivitas Shin Tae-yong di Persija
Persija menyatakan sanksi KFA terhadap Shin Tae-yong hanya berlaku di Korea Selatan dan tidak memengaruhi ak...